Kontroversi JRX, Dokter Kandungan Beri Alasan Ibu Hamil Wajib Tes Covid-19

M. Reza Sulaiman | Lilis Varwati
Kontroversi JRX, Dokter Kandungan Beri Alasan Ibu Hamil Wajib Tes Covid-19
Jerinx SID [Instagram]

Jawab kontroversi Jerinx, dokter kandungan menjelaskan alasan ibu hamil wajib mengikuti tes covid-19. Apa alasannya?

Suara.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Bali dikabarkan telah melaporkan musisi JRX (Jerinx) ke Polda Bali, terkait unggahannya di media sosial.

Melalui akun Instagram pribadinya, drummer band Superman is Dead itu menyebut IDI dan rumah sakit seenaknya mewajibkan setiap orang yang akan melahirkan untuk tes Covid-19.

"Sudah banyak bukti jika hasil tes sering ngawur, kenapa dipaksakan? Kalau hasil tes-nya bikin stress dan menyebabkan kematian pada bayi/ibunya, siapa yang tanggung jawab?" unggah Jerinx beberapa waktu lalu.

Ibu hamil memang sangat dianjurkan untuk tes covid-19 saat sudah mendekati waktu persalinan. Namun hal itu bukan tanpa tujuan.

Dokter kandungan di rumah sakit Ibu dan Anak Bunda Menteng, Jakarta Pusat dr. Ivander Ramon Utama, F.MAS, Sp.OG, MSc menyampaikan bahwa tes covid-19 pada ibu itu bertujuan untuk melindungi bayi pasca dilahirkan.

Pemeriksaan dilakukan melalui tes PCR swab, bukan rapid test.

"Takut untuk tes pada covid itu wajar. Pasti merasa takut diperiksa. Tapi kalau kita bisa memberikan edukasi pada pasien, kalau tes covid tujuannya untuk melindungi bayi maka kemungkinan pasien akan mengerti dengan penjelasan kita," jelas Ivander saat dihubungi suara.com, Rabu (5/8/2020).

Ia menyampaikan, beberapa rumah sakit tidak membolehkan bayi yang lahir dari ibu positif Covid-19 untuk langsung disusui. Sebagai gantinya bayi diberikan susu formula. Keduanya juga harus dipisahkan sementara waktu.

"Ini untuk mengurangi kontak transmisi ibu ke bayi. Di lain pihak tentu kalau pasien bebas covid, kita juga akan memberi perlindungan baik bagi dokter atau pun tim yang membantu persalinannya," ucapnya.

Ibu hamil sakit pinggang, berbahayakah? (Shutterstock)
ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Ivander menegaskan, meski pun ibu merasa sehat dan melakukan isolasi mandiri di rumah tidak menjamin bisa negatif Covid-19. Sebab hasil pemeriksaan itu akan menentukan proses persalinan yang dilakukan.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS