Bayi Belum Lahir Berisiko Tertular Virus Corona Sejak 2 Minggu Kehamilan

Angga Roni Priambodo, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 06 Agustus 2020 | 12:05 WIB
Bayi Belum Lahir Berisiko Tertular Virus Corona Sejak 2 Minggu Kehamilan
Ilustrasi janin, bayi belum lahir. [Shutterstock]

Suara.com - Beberapa waktu lalu sempat ditemukan bayi lahir positif terinfeksi virus corona Covid-19. Kini, para dokter pun mengatakan bayi yang belum lahir berisiko terinfeksi virus corona Covid-19 pada minggu kedua kehamilan.

Sebuah penelitian juga telah mengklaim bahwa ibu yang jatuh sakit akan membuat embrio rentan terhadap virus tersebut. Hal ini bisa memengaruhi kemampuan embrio untuk ditanamkan dengan benar ke dalam rahim dan berisiko untuk kesehatan janin di masa depan.

Para ahli di University of Cambridge menggunakan data ekspresi gen untuk penelitian ini. Mereka menemukan bahwa gen protein yang membuat sel rentan terhadap infeksi diekspresikan dalam embrio dalam 14 hari pertama perkembangan.

Padahal saat itu adalah tahapa penting selama masa kehamilan. Karena, sata itulah embrio menempel di rahim ibu dan melakukan perubahan besar di semua jaringannya.

Ekspresi gen adalah proses di mana gen tertentu diaktifkan untuk menghasilkan protein yang dibutuhkan. Protein itu menentukan fungsi sel dan ribuan gen diekspresikan dalam sel tertentu menentukan fungsinya.

Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

Namun, para ilmuwan menyoroti bahwa temuan mereka belum divalidasi pada tingkat protein, terumata dalam model embrio sel induk atau model hewan.

Laporan sebelumnya telah menunjukkan bila seorang ibu terinfeksi virus corona Covid-19, maka bayinya juga berisiko tertular. Pada Maret 2020 lalu pun seorang bayi baru lahir di London juga terinfeksi virus corona Covid-19.

Pada awal pandemi virus corona Covid-19, wanita hamil juga telah didaftarkan dalam kelompok rentan terinfeksi. Sehingga ibu hamil disarankan membatasi kontaknya dengan orang lain selama pandemi.

Tapi di Mei 2020, Perdana Menteri mengatakan ibu hamil tidak perlu melindungi diri dan cukup mematuhi aturan jarak sosial.

baca juga

Royal College of Obstetricians and Gynecologists juga mengatakan bahwa tidak ada bukti ibu hamil berisiko tinggi tertular virus corona Covid-19.

Kemudian, studi dari para ahli di Cambridge menunjukkan ada jalur potensial menuju embrio yang bisa ditembus oleh virus corona Covid-19. Hal ini menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 lebih mungkin menginfeksi sel embrio.

"Penelitian kami sekarang menawarkan indikasi bahwa efek potensial infeksi SARS-CoV-2 pada embrio awal harus diselidiki lebih lanjut menggunakan kedua sel induk," Kata Profesor David Glover dari Universitas Cambridge dalam jurnal Open Biology dikutip dari The Sun.

Meski begitu, para ahli lain mengklaim bahwa penularan virus ke bayi belum lahir tidak mungkin terjadi. Walaupun bayi terinfeksi virus corona, biasanya kondisi mereka tidak terlalu serius.

"Ini adalah studi berbasis laboratorium yang menarik menggunakan platform budaya yang baru dikembangkan, sehingga memungkinkan para peneliti untuk melihat ekspresi gen pada embrio manusia purba," kata Christoph Lees, profesor kebidanan di Imperial College London.

Beberapa gen mungkin terlibat dalam cara virus corona Covid-19 memasuki sel. Gen itu mungkin ada pada tahap yang sangat awal dan meningkatkan kemungkinan embrio rentan terhadap virus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

Yusril Pastikan Pemerintah Usut Tewasnya Ibu Hamil Korban Konflik Bersenjata di Intan Jaya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 15:40 WIB

Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas

Komnas HAM Kecam Tewasnya Ibu Hamil di Intan Jaya, Desak Kasus Diusut Tuntas

News | Senin, 06 Juli 2026 | 14:19 WIB

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

Peluru Tembus Dinding Tewaskan Ibu Hamil di Papua, DPR Minta Pemerintah Buka Siapa Pelakunya

News | Senin, 06 Juli 2026 | 12:53 WIB

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

News | Senin, 06 Juli 2026 | 08:52 WIB

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

Ibu Hamil Tewas Tertembak di Papua, DPR Minta Diusut Transparan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:24 WIB

Bibir Juicy & Sehat Selama Hamil: 5 Lipstik BPOM Paling Direkomendasikan

Bibir Juicy & Sehat Selama Hamil: 5 Lipstik BPOM Paling Direkomendasikan

Your Say | Selasa, 30 Juni 2026 | 09:55 WIB

Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan

Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 13:35 WIB

Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?

Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?

Lifestyle | Senin, 29 Juni 2026 | 12:15 WIB

Hamil Tetap Glowing: 5 Skincare Aman Buat Ibu Hamil dan Menyusui

Hamil Tetap Glowing: 5 Skincare Aman Buat Ibu Hamil dan Menyusui

Your Say | Senin, 29 Juni 2026 | 10:05 WIB

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Kerontokan Rambut Pascapersalinan Umum Terjadi, Ibu Baru Perlu Perawatan dengan Kandungan Aman

Lifestyle | Selasa, 16 Juni 2026 | 20:59 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×