Pastikan Masker Kain Punya Filter yang Baik, Coba Tes dengan Api

M. Reza Sulaiman, Lilis Varwati

Jum'at, 07 Agustus 2020 | 14:05 WIB
Pastikan Masker Kain Punya Filter yang Baik, Coba Tes dengan Api
Ilustrasi masker kain buatan sendiri. [Shutterstock]

Suara.com - Masker kain saat ini telah menjadi bagian dari gaya berbusana. Tak heran kalau banyak motif unik yang ditawarkan pasar.

Tetapi yang harus diingat, pemilihan masker kain bukan karena motifnya yang menarik. Fungsi dan kegunaanlah yang harusnya diutamakan.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO telah menyarankan masker kain lapis tiga yang efektif untuk menghindari paparan virus corona.

Tapi ada cara mudah nih untuk memastikan apakah masker kain Anda telah memiliki filter yang baik atau tidak. Caranya cukup dengan meniup api pada saat menggunakan masker.

"Kalau ada masker kain bisa dites dengan api saja," kata koordinator Satgas Covid Nahdlatul Ulama dr. Muhammad Makky saat webinar melalui kanal YouTube BNPB, Jumat (7/8/2020).

Dalam video tersebut, Makky mempraktikan tes tersebut dengan menyalakan korek api lalu berusaha meniupnya sambil tetap menggunakan masker. Nampak api itu tidak bisa padam. Menurut Makky, artinya masker yang ia gunakan telah memiliki sistem penyumbatan cukup baik.

"Jika api tidak tertiup atau goyang berarti penghambatan di kain cukup bagus. Kalau api goyang berarti filter masih kurang," jelasnya.

Ia mengingatkan, agar masyarakat harus mengutamakan fungsi masker kain. Sehingga saat membelinya bukan hanya melihat motif.

"Penggunaan masker bukan untuk gaya-gayaan. Pembelian masker juga harus hati-hati. Saking gayanya tapi bahannya bisa menembus udara, itu juga nggak akan efektif," ujarnya.

baca juga

Ingin mencoba membuat masker kain sendiri? Berikut caranya membuat CDC.

Bahan-bahan yang dibutuhkan:

  1. Dua bahan katun dengan ukuran 25 x 15 cm. Jika tidak ada, kain kaos bisa menjadi opsi lain.
  2. Dua buah tali, pita elastis, karet, atau kain sepanjang 15 cm.
  3. Jarum atau jepit rambut
  4. Gunting
  5. Mesin jahit atau peralatan menjahit

Cara membuat:

  1. Tumpuk kedua bahan katun dan jahit menjadi satu.
  2. Lipat sisi yang panjang lebih dari seperempat inci dan rapikan tepi-tepi jahitan (bagian bawah kain). Selanjutnya, lipat sisi pendek lebih dari setengah inci dan jahit ke bawah, membuat hemline terbuka. (Hemline adalah garis terendah dari suatu pakaian).
  3. Pasang tali elastis sepanjang 15 cm melalui ujung yang dibuat pada setiap sisi maskwr dan ikat ujungnya dengan erat. Terakhir, tarik tali elastis sehingga simpul terselip di dalam tepi-tepi jahitan.
  4. Rapikan sisi-sisi masker dan sesuaikan agar pas dengan wajah sebelum menjahit tali elastis di tempatnya.
  5. Metode lainnya bisa menggunakan kaos kain. Metode ini tidak memerlukan mesin jahit atau peralatan menjahit.
  6. Untuk membuatnya, lebarkan kaos dan potong bagian bawah pada kain depan dan belakang kaos sekitar 17-20 cm.
  7. Kemudian potong sekitar 15 inci di sisi kanan, jangan lupa sisakan beberapa cm di bagian atas dan bawah untuk tali masker.
  8. Selanjutnya, potong tali masker. Talikan masker di sekitar leher dan di bagian atas belakang kepala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

Masker Jadi Barang Buruan, Harga Melonjak: Ada Ancaman Pidana bagi Pedagang Nakal?

News | Kamis, 10 September 2026 | 07:00 WIB

Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker

Besok Siswa di Jakarta Kembali Masuk Sekolah, Tapi Wajib Pakai Masker

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:30 WIB

Waspada Sisa Abu Krakatau di Jakarta! Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

Waspada Sisa Abu Krakatau di Jakarta! Warga Tetap Diimbau Pakai Masker

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:25 WIB

Cara Menggunakan Sheet Mask yang Tepat, Sebaiknya Dipakai Sebelum atau Sesudah Skincare?

Cara Menggunakan Sheet Mask yang Tepat, Sebaiknya Dipakai Sebelum atau Sesudah Skincare?

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 13:35 WIB

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

Pemprov dan DPRD DKI Kompak Semprot Pedagang Masker Nakal: Jangan Main Harga di Tengah Musibah!

News | Senin, 07 September 2026 | 19:13 WIB

5 Cara Memakai Clay Mask yang Benar agar Pori-Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

5 Cara Memakai Clay Mask yang Benar agar Pori-Pori Bersih Tanpa Bikin Kulit Kering

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 07:00 WIB

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

5 Clay Mask Berbahan Vulkanik untuk Mengecilkan Pori-pori Lengkap dengan Review Pengguna

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 21:03 WIB

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!

News | Senin, 07 September 2026 | 13:49 WIB

Harga Masker Melonjak Drastis Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Harga Masker Melonjak Drastis Imbas Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 13:24 WIB

DPR Minta Harga Masker Tak Dimainkan di Tengah Erupsi Anak Krakatau

DPR Minta Harga Masker Tak Dimainkan di Tengah Erupsi Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 12:54 WIB

Terkini

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

×