Sudah Sembuh dari Covid-19, Aktris Alyssa Milano Alami Kerontokan Rambut

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 11 Agustus 2020 | 14:28 WIB
Sudah Sembuh dari Covid-19, Aktris Alyssa Milano Alami Kerontokan Rambut
Alyssa bersama putranya Milo. (Shutterstock)

Suara.com - Aktris Amerika Alyssa Milano mengatakan bahwa ia masih mengalami kerontokan rambut meski sudah sembuh dari Covid-19 yang dideritanya beberapa bulan lalu.

Pada awal Agustus, Milano mencuit bahwa ia dinyatakan memiliki antibodi virus corona Covid-19.

Ia terinfeksi selama dua minggu pada April 2020 lalu. Gejala yang dirasakannya adalah kesulitan bernapas, kehilangan indra penciuman, merasa lelah, dan disorientasi yang parah.

Milano juga kehilangan berat badannya sebanyak empat kilogram akibat masalah pencernaan.

Meski sekarang sudah sembuh, perempuan 47 tahun ini mengaku masih mengalami efek dari Covid-19, yaitu kerontokan rambut.

Dalam cuitan terbarunya di Twitter ia mengunggah video saat sedang menyisir rambut, kemudian ia mengambil gumpalan rambut rontok dari sisir yang digunakannya.

"Aku akan menunjukkan apa yang #Covid-19 lakukan kepada rambut kalian. Tolong tanggapi ini dengan serius. #pakaimasker #efekjangkapanjang," tulis Malino.

Alyssa Milano mengalami kerontokan rambut (Twitter/AlyssaMilano)
Alyssa Milano mengalami kerontokan rambut (Twitter/AlyssaMilano)

Rambut rontok memang merupakan efek samping yang baru teridentifikasi dari Covid-19, dan bisa jadi akibat trauma, lapor Business Insider.

Tidak hanya Milano, beberapa orang lainnya juga mengeluhkan dampak yang sama.

Menurut dokter, kemungkinan ini adalah kondisi telogen effluvium, ketika rambut berhenti tumbuh dan akhirnya rontok setelah stres parah atau peristiwa traumatis.

"Saat tubuh berada dalam situasi yang sangat menegangkan, pada dasarnya tubuh mengalihkan energi dari menumbuhkan rambut ke hal-hal yang lebih penting," kata Dr. Nate Favini, pimpinan medis di Forward.

Rambut rontok bisa terjadi beberapa bulan setelah pasien sembuh, dan bisa berlangsung antara tiga sampai enam bulan.

Orang-orang yang menderita Covid-19 parah mungkin lebih berisiko kehilangan rambutnya atau mengalami kebotakan, dan mungkin butuh waktu lebih lama untuk menumbuhkannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Mengalami Kerontokan Rambut

Pasien Sembuh Covid-19 Bisa Mengalami Kerontokan Rambut

Health | Rabu, 05 Agustus 2020 | 19:10 WIB

Ini Alasan Pasien Kemoterapi Alami Kerontokan Rambut, Seperti Feby Febiola

Ini Alasan Pasien Kemoterapi Alami Kerontokan Rambut, Seperti Feby Febiola

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 08:25 WIB

5 Mitos Penyebab Kerontokan Rambut, Begini Fakta Sebenarnya

5 Mitos Penyebab Kerontokan Rambut, Begini Fakta Sebenarnya

Health | Minggu, 07 Juni 2020 | 09:26 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:21 WIB

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat

Health | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:05 WIB

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB