Kebanyakan Mantengin Layar Gadget Bisa Bikin Mata Kering, Begini Gejalanya

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 12 Agustus 2020 | 14:57 WIB
Kebanyakan Mantengin Layar Gadget Bisa Bikin Mata Kering, Begini Gejalanya
Ilustrasi Melihat Ponsel. (Shutterstock)

Suara.com - Mata kering bisa mengenai siapa saja. Meski umumnya disebabkan karena usia, namun keringnya mata juga bisa disebabkan karena Anda kelamaan melihat layar, baik dari ponsel, laptop, hingga televisi. 

Melansir dari Healthline, sebuah laporan dari American Journal of Ophthalmology mengungkapkan bahwa mungkin sekitar 16 juta orang mengalami mata kering. Hal ini lebih umum dirasakan pada perempuan ketimbang laki-laki. 

Sayangnya, menurut dokter Preeya K. Gupta, seorang spesialis kornea dan dokter mata Dyke Health menyatakan bahwa mata kering sering kali tidak terdeteksi.

"Pasien terkadang memiliki mata kering ketika mereka bertambah tua atau memiliki faktor risiko tertentu," kata Gupta.

"Tetapi akhir-akhir ini, dengan gaya hidup digital ada sesuatu yang berubah," tambahnya. 

Ilustrasi para remaja yang fokus dengan ponsel pintar mereka masing-masing. [Shutterstock]
Ilustrasi para remaja yang fokus dengan ponsel pintar mereka masing-masing. [Shutterstock]

Dokter Craig See, seorang spesialis kornea di Cleveland Clinic Cole Eye Institute menunjukkan bahwa selain disebabkan karena produksi air mata, kondisi mata kering juga sering kali disebabkan karena terlalu sering menatap layar. 

Menurut See, selama pandemi orang-orang lebih banyak memiliki waktu untuk menatap layar yang memperburuk prevelensi mata kering. Kondisi mata kering sendiri bisa menyebabkan bintit, penyumbatan jerawat di mata, dan iritasi. 

Melansir dari Mayo Clinic, berikut adalah beberapa tanda dan gejala mata kering, antara lain:

  1. Sensasi perih, terbakar, hingga gatal di mata
  2. Muncul lendir berserabut di dalam atau sekitar mata
  3. Sensitif terhadap cahaya
  4. Mata merah
  5. Seperti ada yang mengganjal di mata
  6. Sulit menggunakan lensa kontak
  7. Blur saat mengemudi di malam hari
  8. Mata berair akibat iritasi
  9. Penglihatan kabur
  10. Mata lelah
infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)
infeksi mata merah (ilustrasi/shutterstock)

Menurut Mayo Clinic, Anda perlu menemui dokter ketika gejala mata kering seperti mata merah, lelah, iritasi, dan nyeri terjadi berkepanjangan.

Dalam hal ini, baik Gupta maupun See menyarankan bahwa Anda harus sesekali memberikan waktu istirahat untuk mata dari paparan layar ponsel maupun laptop. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh, Pakar Tegaskan Kelas Online Buruk untuk Kesehatan Anak!

Duh, Pakar Tegaskan Kelas Online Buruk untuk Kesehatan Anak!

Health | Jum'at, 07 Agustus 2020 | 17:12 WIB

Salah Ambil Tindakan, Angela Lee Alami Iritasi Mata sampai Tak Bisa Melek

Salah Ambil Tindakan, Angela Lee Alami Iritasi Mata sampai Tak Bisa Melek

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2020 | 15:05 WIB

Masa Isolasi Mandiri Berdampak pada Kesehatan Mata, Ini Kata Ahli!

Masa Isolasi Mandiri Berdampak pada Kesehatan Mata, Ini Kata Ahli!

Health | Sabtu, 27 Juni 2020 | 18:54 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB