Kota Ini Larang Warga Menggunakan Ponsel Sambil Berjalan

Rendy Adrikni Sadikin, Fitri Asta Pramesti

Selasa, 02 Juni 2020 | 08:11 WIB
Kota Ini Larang Warga Menggunakan Ponsel Sambil Berjalan
Ilustrasi memakai ponsel di jalan. (Shutterstock)

Suara.com - Sebuah kota di Jepang akan menerapkan aturan yang melarang penggunaan ponsel ketika berjalan.

Menyadur Channel News Asia, otoritas berwenang di kota Yamato pada Senin (1/6) telah mengajukan rancangan undang-undang larangan penggunaan ponsel saat berjalan ke majelis kota.

Aturan tersebut berangkat dari kekhawatiran banyaknya kasus kecelakaan pejalan kaki yang disebabkan oleh keteledoran pejalan yang lebih fokus ke ponsel, alih-alih ke situasi lalu lintas.

"Jumlah orang yang menggunakan ponsel pintar meningkat pesat dan demikian juga jumlah kecelakaan," ujar pejabat kota Yamato, Masaaki Yasumi.

"Kami ingin mencegah hal itu," sambung dia.

Kendati demikian, Yasumi mengatakan mereka yang melanggar aturan tidak akan diberikan hukuman. Aturan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya penggunaan ponsel di jalan.

Pejalan di Jepang menatap layar ponsel sambil menyeberang. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)
Pejalan di Jepang menatap layar ponsel sambil menyeberang. (AFP/CHARLY TRIBALLEAU)

Ia menambahkan, aturan larangan penggunaan ponsel sambil jalan ini akan berlaku mulai Juli mendatang. Pemerintah kota akan menyiapkan poster dan pesan untuk mengedukasi warga.

Yamato akan menjadi kota pertama di Jepang yang akan menerapkan aturan tersebut.

Penelitian yang dilakukan perusahaan ponsel kenamaan asal Jepang, NTT Docomo, pada 2014 silam, menyatakan bahwa pandangan orang saat menatap layar ponsel saat berjalan adalah sebesar 5 persen dari apa yang dilihat mata secara normal.

baca juga

Berdasarkan simulasi yang dilakukan perusahaan, sekitar 1.500 orang yang menyebrang di persimpangan Shibuya, berjalan sambil menatap layar ponsel.

Hasil penelitian juga menyebutkan dua pertiga pejalan kaki tidak dapat sampai ke sisi jalan tanpa insiden. Setidaknya 446 orang mengalami tabrakan, 103 jatuh, dan 21 lainnya menjatuhkan ponsel mereka.

Jumlah kasus kecelakaan yang melibatkan pesepeda yang menggunakan ponsel dan pejalan kaki di Jepang juga dilaporkan mengalami lonjakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jepang Mulai Tes Antibodi Virus Corona pada 10.000 Orang

Jepang Mulai Tes Antibodi Virus Corona pada 10.000 Orang

News | Senin, 01 Juni 2020 | 17:07 WIB

Jangan Pakai Wallpaper Ini jika Tak Ingin Ponsel Android Rusak!

Jangan Pakai Wallpaper Ini jika Tak Ingin Ponsel Android Rusak!

Tekno | Senin, 01 Juni 2020 | 13:20 WIB

Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak, Berikut 8 Tempat Terekstrem

Naik Roller Coaster di Jepang Dilarang Teriak, Berikut 8 Tempat Terekstrem

Lifestyle | Minggu, 31 Mei 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:18 WIB

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat

Foto | Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:45 WIB

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:21 WIB

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 00:09 WIB

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap

Sumsel | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik

Lifestyle | Senin, 03 Agustus 2026 | 22:46 WIB

×