Ada Jejak Virus Corona di Frozen Food, Ini Peringatan dari Para Ahli!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:38 WIB
Ada Jejak Virus Corona di Frozen Food, Ini Peringatan dari Para Ahli!
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

Suara.com - Baru-baru ini pejabat kesehatan Selandia Baru menemukan jejak virus corona Covid-19 pada barang-barang impor yang beku. Pejabat China juga menemukan jejak virus corona Covid-19 pada makanan beku atau frozen food.

Komisi kesehatan kota di Shenzhen, yang mendeteksi virus corona pada ayam beku memperingatkan semua orang untuk berhati-hati membeli produk frozen food yang diimpor.

Tapi, para ahli berpendapat bahwa peluang tertular virus corona Covid-19 dari frozen food sangat kecil. Karena, virus corona mungkin tidak bisa stabil atau bertahan hidup di luar tubuh manusia.

"Membekukan atau mendinginkan virus bisa membantu memperpanjang periode waktu penularannya. Karena, penyebaran virus di pabrik daging sangat sering terjadi, tetapi penularan melalui permukaan masih jarang, termasuk permukaan yang dibekukan seperti frozen food," kata Caitlin Howell, seorang insinyur kimia dan biomedis di University of Maine dikutip dari Business Insider.

Sejauh ini, komisi kesehatan Shenzhen melaporkan belum ada orang yang terinfeksi virus corona Covid-19 setelah menyentuh atau mengonsumsi makanan beku.

Ilustrasi; Produk makanan beku. (Shutterstock)
Ilustrasi; Produk makanan beku. (Shutterstock)

NBC News pun melaporkan paket makanan laut beku yang diangkut oleh kapal asing ke Yantai, China juga memiliki jejak virus corona Covid-19. Pejabat kesehatan China juga menemukan virus corona Covid-19 pada makanan beku yang diimpor dari Dalian, Xiamen dan Pingxiang.

Michael Ryan, direktur eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), mengatakan tidak ada bukti bahwa makanan atau rantai makanan berperan dalam penularan virus corona Covid-19. Tapi, makanan perlu dikemas lebih nyaman dan aman.

Di sisi lain, virus corona yang ditemukan pada makanan beku mungkin saja akan mengering. Sehingga kondisinya membuat virus tidak mudah menular.

Pejabat kesehatan China juga mendeteksi RNA virus corona yang ditemukan pada makanan beku juga tidak akan menimbulkan ancaman besar.

Seseorang bisa tertular virus corona Covid-19 jika menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi lalu menyentuh mulut, hidung atau mata.

Satu studi menemukan bahwa membutuhkan waktu 3 jam bagi virus corona Covid-19 mati di atas permukaan seperti kertas. Sedangkan, penelitian lain menunjukkan partikel virus bisa hidup satu hingga tiga hari di atas plastik dan baja.

Utamanya virus corona Covid-19 diduga menyebar melalui tetesan udara. Hal ini lebih besar kemungkinannya terjadi di dalam ruangan tertutup.

CDC memang mengatakan virus corona tidak menyebar dengan mudah dari permukaan yang terkontaminasi. Namun, badan kesehatan itu terus merekomendasikan orang-orang secara rutin membersihkan dan mendisinfeksi permukaan benda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Tutup Karena Pekerja Positif Corona, AEON Mall BSD City Kembali Buka

Sempat Tutup Karena Pekerja Positif Corona, AEON Mall BSD City Kembali Buka

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:23 WIB

Positif Corona, Anggota DPR Taufik Basari Diduga Terpapar saat Masa Reses

Positif Corona, Anggota DPR Taufik Basari Diduga Terpapar saat Masa Reses

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:18 WIB

Banyak Diragukan, Rusia Segera Publikasi Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19

Banyak Diragukan, Rusia Segera Publikasi Hasil Uji Klinis Vaksin Covid-19

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 14:18 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB