Array

Hati-Hati, Olahraga Berlebihan Dapat Menyebabkan Kerusakan Ginjal!

Senin, 17 Agustus 2020 | 07:20 WIB
Hati-Hati, Olahraga Berlebihan Dapat Menyebabkan Kerusakan Ginjal!
Ilustrasi olahraga di gym (Shutterstock)

Suara.com - Sejak pemerintah memberlakukan new normal dan PSBB dilonggarkan, beberapa tempat olahraga atau gym di Indonesia pun kembali dibuka.

Ada kemungkinan hal ini membuat beberapa orang 'balas dendam' dengan berolahraga secara berlebihan dan agresif.

Salah satu contohnya adalah sebuah kasus di Rumah Sakit Max Super Speciality, Patparganj, Delhi.

Seorang pemuda ingin menebus waktu santai-santainya dengan semangat olahraga yang tinggi selama lebih dari satu jam. Malam harinya, dia mulai menderita kelelahan otot parah, tubuh kaku, nyeri, serta muntah-muntah.

Tiga hari kemudian, dia datang ke rumah sakit dengan nyeri akut di perut, urin berwarna hitam, dan gangguan fungsi ginjal dan hati. Dia didiagnosis menderita rhabdomyolysis.

Ilustrasi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi olahraga di gym (Foto: shutterstock)

Bahaya kerusakan ginjal

Kondisi ini menyebabkan terjadi kerusakan otot akut yang melepaskan beberapa jenis enzim ke dalam aliran darah sehingga menyebabkan kerusakan ginjal.

"Enzim mioglobin yang dilepaskan karena cedera otot menyebabkan disfungsi ginjal," kata Dr Dilip Bhalla, Konsultan Senior, Departemen Transplantasi Ginjal dan Ginjal, Max Super Speciality Hospital, Patparganj, New Delhi.

"Jika tidak terdeteksi pada waktunya, itu dapat menyebabkan penutupan ginjal dan komplikasi yang mengancam jiwa," lanjutnya. 

Baca Juga: Cegah Penularan Virus Corona saat Olahraga di Gym, Lakukan 5 Hal Ini!

Itulah sebabnya kita harus mengetahui batasan tubuh kita sendiri. Jangan berlebihan saat berolahraga.

Dr Abbas Ali Khatai, Konsultan Pengobatan Darurat di rumah sakit yang sama, mengatakan tubuh setiap orang bereaksi secara berbeda terhadap regimen olahraga.

"Penting untuk mengetahui batasan tubuh sendiri, tetap terhidrasi, dan mendapatkan panduan profesional yang tepat saat berolahraga," jelasnya, dilansir The Health Site.

Menurutnya, olahraga yang dilakukan secara agresif dan tidak biasa menyebabkan penumpukan asam di otot. Pada akhirnya ini menyebabkan kerusakan protein otot.

Dia lalu menegaskan, protein itulah yang memasuki aliran darah kemudian masuk ke ginjal dan menyebabkan gagal ginjal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI