Patut Dicontoh, 3 Langkah Korea Selatan dalam Menangani Pandemi Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 19 Agustus 2020 | 20:43 WIB
Patut Dicontoh, 3 Langkah Korea Selatan dalam Menangani Pandemi Covid-19
virus corona korea selatan (shutterstock)

Suara.com - Pada fase awal penyebaran virus corona, Korea Selatan memiliki jumlah kasus SARS-CoV-2 tertinggi di luar China. Meskipun demikian, para ahli memuji negara ini dengan respons yang sangat sukses terhadap pandemi.

Melansir dari Medical News Today, sebuah studi baru yang diterbitkan dalam The American Review of Public Administration memberikan analisis tentang bagiaman Korea Selatan menghadapi pandemi virus corona dengan baik. 

Dalam artikel penelitian terbaru itu, Jongeun You, mahasiswa doktoral di Universitas Colorado Denver menganalisis informasi tentang tanggapan Korea Selatan terhadap pandemi. Berikut adalah beberapa langkah Korea Selatan yang bisa menjadi refleksi negara lain dalam menghadapi Covid-19, antara lain:

Kesiapan Menghadapi Penyakit Menular

Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea (KMHW) memiliki perencanaan penangan penyakit menular yang mereka perbarui setiap 5 tahun. Rencana ini tidak hanya merinci bagaimana negara harus menanggapi wabah penyakit menular tetapi juga memastikan bahwa negara tersebut memiliki sumber daya dan struktur yang siap untuk menanggapi wabah kapan saja.

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (REUTERS/Jung Yeon-Je)
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (REUTERS/Jung Yeon-Je)

Wabah Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS) pada 2015 dan 2018 juga membantu KMHW mengidentifikasi area-area yang memerlukan penguatan rencana tersebut. Hasilnya, mereka memperjelas tanggung jawab unit pemerintah dan memperbaiki prosedur operasi dalam menanggapi wabah penyakit menular.

Dengan begitu, Korea Selatan dapat dengan cepat mengidentifikasi area yang paling terdampak virus dan mengalirkan sumber daya ke area ini untuk membantu menekan penyebarannya.

Kolaborasi Sektor Swasta

Pengujian yang menjadi kunci dalam mengidentifikasi pasien bisa dilakukan secara besar-besaran di Korea Selatan. Hal ini tidak luput dari kolaborasi apik antara pemerintah dan sektor swasta. 

KMHW dengan cepat mengembangkan prosedur pengujian yang efektif. Kemudian diteruskan empat perusahaan swasta domestik yang dengan cepat dapat memproduksi kit pengujian. Kit pengujian selanjutnya didistribusikan ke pemerintah pusat dan daerah.

Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi virus corona. [Shutterstock]

Pelacakan kontak

Korea Selatan menggunakan sumber daya yang signifikan untuk pelacakan kontak di mana memberi tahu setiap individu jika mereka telah melakukan kontak dengan siapa pun yang tertular SARS-CoV-2. Prosedur ini membantu mengurangi penyebaran virus.

Pemerintah juga mempublikasikan pergerakan orang-orang yang telah tertular virus sehingga siapapun dapat memeriksa lokasi penyebarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Duh Pak Anies! Medis COVID-19 Jakarta 6 Bulan Belum Terima Insentif

Duh Pak Anies! Medis COVID-19 Jakarta 6 Bulan Belum Terima Insentif

News | Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:46 WIB

Dua Tahanan Lapas Porong Positif Corona, Blok Hunian Disemprot Disinfektan

Dua Tahanan Lapas Porong Positif Corona, Blok Hunian Disemprot Disinfektan

Jatim | Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:45 WIB

Sleman Gelar Rapid Test Massal, DIY Tambah 31 Kasus Baru COVID-19

Sleman Gelar Rapid Test Massal, DIY Tambah 31 Kasus Baru COVID-19

Jogja | Rabu, 19 Agustus 2020 | 19:39 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB