Update Covid-19 Global: Angka Infeksi Naik, Korea Selatan Kembali Lockdown

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 23 Agustus 2020 | 09:16 WIB
Update Covid-19 Global: Angka Infeksi Naik, Korea Selatan Kembali Lockdown
Corona Covid di Korea Selatan. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona penyebab sakit Covid-19 masih mewabah di seluruh dunia. Sejumlah negara bahkan mengkhawatirkan adanya gelombang susulan penyebaran infeksi virus bernama SARS COV-2 tersebu. 

Data dari situs worldometers.info, ada 249.009 infeksi baru Covid-19 di seluruh dunia dalam waktu 24 jam terakhir. Tambahakan angka tersebut membuat total kasus kejadian Covid-19 di seluruh dunia menjadi 23,35 juta orang yang tersebar di 215 negara. 

Tercatat sebanyak 807.677 jiwa meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona dan 15.849.720 jiwa lainnya telah dinyatakan sembuh.

Meski begitu, kejadian gelombang selanjutnya virus corona masih menjadi ancaman dunia salah satunya bagi Korea Selatan. Negeri ginseng itu bahkan kembali melakukan aturan pembatasan wilayah untuk menghentikan laju penularan virus. 

Menteri Kesehatan Korea Selatan, Park Neung-hoo mengumumkan larangan baru dengan membuat aturan penutupan pantai, tempat hiburan malam dan gereja, serta meniadakan penonton dari pertandingan olahraga profesional.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan tidak menganggap enteng keputusan itu, tetapi merasa pembatasan diperlukan setelah sembilan hari berturut-turut infeksi baru terus melonjak. 

Korea Selatan mencapai puncak infeksi baru pada Maret, ketika kasus baru mencapai 600 per hari. Pada Sabtu (22/8), pemerintah mencatat ada 332 kasus harian. "Kami sekarang berada dalam situasi yang sangat berbahaya yang dapat memicu penyebaran Covid-19 secara nasional,” kata Park," dikutip dari Fox News.

Sebagian besar infeksi berada di ibu kota Seoul, tetapi infeksi baru telah dilaporkan di sebagian besar kota besar dan kecil. Aturan baru itu mulai dilakukan hari ini dengan pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk menyesuaikan dengan kondisi setempat.

Jumlah kasus virus corona di Korea Selatan tercatat ada 17.002 orang, peringkat 27 dari seluruh negara di Benua Asia. Sebanyak 14.169 telah dinyatakan sembuh dan 309 jiwa meninggal dunia. 

Negara dengan jumlah kasus Covid-19 terbanyak di Asia terdapat di India dengan total 3.043.436 orang, bertambah 70.068 infeksi baru dalam 24 jam. Sementara Indonesia, diperingkat 9 dengan jumlah kasus 151.498, bertambah 2.090 orang baru positif Covid-19 dalam satu hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Diharapkan Berakhir Kurang dari 2 Tahun, Ini Kata WHO

Pandemi Diharapkan Berakhir Kurang dari 2 Tahun, Ini Kata WHO

Health | Minggu, 23 Agustus 2020 | 08:13 WIB

Vaksin Covid-19 China Pertama Terbuat dari Sel Serangga Siap Diuji Coba

Vaksin Covid-19 China Pertama Terbuat dari Sel Serangga Siap Diuji Coba

Tekno | Minggu, 23 Agustus 2020 | 07:00 WIB

Klaster Covid-19 di Sekolah, FSGI: karena Longgarnya Protokol Kesehatan

Klaster Covid-19 di Sekolah, FSGI: karena Longgarnya Protokol Kesehatan

News | Sabtu, 22 Agustus 2020 | 21:57 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB