Array

5 Makanan Peningkat Energi dan Berita Kanal Health Populer Hari Ini Lainnya

Risna Halidi Suara.Com
Minggu, 23 Agustus 2020 | 10:48 WIB
5 Makanan Peningkat Energi dan Berita Kanal Health Populer Hari Ini Lainnya
Ilustrasi fillet ikan salmon. (Shutterstock)

Suara.com - Melansir dari healthline, ada beberapa makanan yang bisa meningkatkan energi dan produktivitas tubuh lho. Apa saja? Berikut ini daftarnya!

Selain makanan peningkat energi, kanal Health hari ini juga diisi oleh deretan berita populer lainnya seperti kasus tumor raksasa di India dan Covid-19 yang berisiko menyebabkan masalah metabolik pada penderitanya.

1. Perempuan India Idap Tumor Ovarium Esktrem, Beratnya Sampai 50 Kg!

Tumor raksasa di rahim perempuan Singapura/ilustrasi. (BMJ Case Reports)
Tumor raksasa di rahim perempuan Singapura/ilustrasi. (BMJ Case Reports)

Seorang perempuan berusia 52 tahun harus menjalani operasi pengangkatan tumor ovarium seberat hampir 50 kilogram. Perempuan dari India itu disebut memiliki tumor ovarium terbesar yang pernah ada di dunia.

Operasi harus dilakukan setelah pasien bernama Nirmala itu mengalami masalah pernapasan dan nyeri akut di area perutnya. Secara fisik, Nirmala nampak seperti memiliki perut yang sangat besar dan buncit. Penampilannya bisa dilihat di tautan ini.

Baca selengkapnya

2. Sering Merasa Lemas di Siang Hari? Konsumsi 5 Makanan Peningkat Energi Ini

Ilustrasi pisang. (Shutterstock)
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Banyak orang yang merasa lemas dan lesu setelah makan atau saat siang hari. Hal ini yang tentu saja bisa menurunkan produktivitas  Anda. 

Melansir dari healthline, untuk menjaga produktivitas tetap baik, berikut adalah beberapa makanan yang bisa meningkatkan produktivitas:

Baca Juga: Cara Bedakan Tumor atau Kanker Saat Ada Benjolan Baru di Tubuh

Baca selengkapnya

3. Studi: Covid-19 Berisiko Menyebabkan Masalah Metabolik di Banyak Organ

Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)
Ilustrasi pasien menggunakan alat bantu pernapasan. (Shutterstock)

Pusat Phenome Nasional Australia (ANPC) Universitas Murdoch yang bekerja dengan para peneliti di Universitas Cambridge telah mengembangkan model metabolik prediktif untuk infeksi Covid-19. Prediksi ini menunjukkan adanya efek multiorgan pada pasien Covid-19.

"Agar gelombang Covid-19 mendatang bisa secara efektif diatasi dengan baik, kami harus dapat secara akurat mendiagnosis dan memprediksi tingkat keparahan penyakit untuk individu yang terinfeksi pada tahap awal sehingga mereka dapat dipantau dan dikelola secara lebih efektif," kata Profesor Jeremy Nicholson, direktur ANPC, seperti yang dikutip dari MedicalXpress.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI