Wabah Covid-19 Sudah Menjangkiti Warga Suku Andaman Besar yang Nyaris Punah

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:35 WIB
Wabah Covid-19 Sudah Menjangkiti Warga Suku Andaman Besar yang Nyaris Punah
Kepulauan Andaman, India. (Shutterstock)

Suara.com - Wabah virus corona Covid-19 juga telah menjangkit masyarakat suku terpencil di kepulauan Andaman, India. Pejabat Kesehatan setempat mengonfirmasi bahwa ada empat anggota suku Andaman Besar telah dites positif Covid-19.

Dua dari mereka telah dirawat di rumah sakit, sementara dua lainnya tengah dikarantina di pusat perawatan.

Suku Andaman Besar diyakini memiliki populasi sebanyak 53 orang dan menempati di salah satu dari 37 pulau berpenduduk di kepulauan yang dibatasi terumbu karang. Kepulauan Andaman dan Nicobar timur telah tercatat ada 2.985 kasus Covid-19 dan 41 kematian sejak infeksi pertama terdeteksi pada awal Juni.

Namun, kasus Covid-19 pertama di antara suku Andaman Besar yang terancam punah itu baru terdeteksi pada minggu lalu ketika semua masyarakatnya dilakukan tes massal, kata pejabat kesehatan senior Dr Avijit Roy kepada BBC.

Petugas kesehatan mengeandalkan perahu ke pulau itu minggu lalu untuk melakukan tes pada suku tersebut dalam satu hari. "Mereka semua sangat kooperatif," kata Dr. Roy.

Para anggota suku diduga tertular virus yang diberi nama SARS COV-2 lantaran banyak yang melakukan perjalanan ke Port Blair. Beberapa anggota suku bahkan melakukan pekerjaan kecil di kota.

Dr Roy ingin memastikan bahwa pandemi tidak menyebar di antara suku asli Nusantara lainnya yang sekarang menjadi prioritas utama. "Kami terus mencermati pergerakan dan uji tes massal beberapa suku," katanya.

Andaman adalah rumah bagi lima suku yang nyaris punah, yaitu Jarawa, Sentinel Utara, Andaman Besar, Onge dan Shompen.

Suku Jarawa dan Sentinel Utara belum tersentuh dengan populasi arus utama. Suku Sentinel Utara memusuhi orang luar, dan tidak ada yang diizinkan berada di pulau mereka. Pada 2018, seorang warga negara AS John Allen Chau, ditembak mati dengan busur dan anak panah saat berusaha mendarat di sana.

baca juga

Menurut peneliti senior Sophie Grigg, terkonfirmasinya suku Andaman terinfeksi virus corona sangat mengkhawatirkan.

"Mereka akan sangat sadar akan dampak epidemi yang menghancurkan dan telah menghancurkan rakyat mereka," kata Grigg.

Pada tahun 2010, Boa Senior, pembicara terakhir dari salah satu bahasa Andaman Agung meninggal pada usia sekitar 85 tahun. Pulau-pulau tersebut sering disebut sebagai "impian antropolog" dan merupakan salah satu wilayah yang paling beragam secara bahasa di dunia.

Sementara itu, 476 anggota suku Jarawa yang nomaden telah dipindahkan dan diisolasi ke bagian terjauh dari hutan setelah wabah menular, kata para pejabat.

Tujuannya aparat ingin meminimalisir risiko kontak antara anggota suku yang memiliki kekebalan sedikit dan orang yang melakukan perjalanan untuk pekerjaan penting dan darurat melalui Jalan Batang Andaman (ATR) yang membelah hutan cagar. 

Tim petugas kesehatan dan dokter tengah dikirim untuk menguji lebih dari 115 anggota suku Ongi yang tinggal di satu pulau, kata Dr Roy. Andaman memiliki dua rumah sakit, tiga pusat kesehatan, dan 10 pusat perawatan untuk merawat pasien Covid-19. Mereka juga memiliki salah satu tingkat pengujian tertinggi di India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peluncuran Aplikasi E-Istiqlal

Peluncuran Aplikasi E-Istiqlal

Foto | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:31 WIB

Meski Ada Infeksi Berulang Covid-19, Ilmuwan Sebut Tak Perlu Khawatir

Meski Ada Infeksi Berulang Covid-19, Ilmuwan Sebut Tak Perlu Khawatir

Health | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:32 WIB

Jemput Paksa Jenazah Positif Corona, 1 Warga Batam Jadi Tersangka

Jemput Paksa Jenazah Positif Corona, 1 Warga Batam Jadi Tersangka

News | Kamis, 27 Agustus 2020 | 14:02 WIB

Terkini

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Energi Liar Deus Slidetober 2026 Ditutup Aksi Memukau The Panturas

Entertainment | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:15 WIB

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

×