Peneliti Terkejut, Jejak Virus Corona Covid-19 Ditemukan di Pipa Toilet!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Kamis, 27 Agustus 2020 | 15:39 WIB
Peneliti Terkejut, Jejak Virus Corona Covid-19 Ditemukan di Pipa Toilet!
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Awalnya, peneliti meyakini penyebaran utama virus corona Covid-19 adalah melalui tetesan pernapasan seperti bersin, batuk, atau berbicara yang dikeluarkan oleh orang terinfeksi. Namun ternyata, SARS-CoV-2 jauh lebih kuat dari yang diperkirakan sebelumnya.

Setelah menemukan virus dapat menyebar di udara melalui partikel kecil yang disebut aerosol melayang di udara, sekarang peneliti dari China menduga bahwa virus Covid-19 ini dapat menyebar melalui pipa toilet.

Klaim ini dibuat setelah menemukan jejak virus corona jenis baru di kamar mandi sebuah apartemen kosong di Guangzhou, China.

Dilansir The Health Site, penemuan mengejutkan ini menunjukkan virus kemungkinan telah melayang ke atas dari pipa pembuangan dalam bentuk aerosol, yang dapat dibuat dengan kekuatan penyiaran toilet. Hal ini mengingatkan wabah SARS di HongKong 17 tahun lalu.

Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Membersihkan Kamar Mandi. (Foto: Dekoruma)
Ilustrasi kamar mandi  (Shutterstock)

Virus corona ditemukan di apartemen China yang kosong

Jejak SARS-CoV-2 ditemukan pada Februari di wastafel, keran, dan pegangan pancuran di apartemen yang sudah lama kosong. Lokasinya berada di atas apartemen berisi lima orang positif Covid-19 seminggu sebelumnya.

Peneliti menemukan aerosol bermuatan virus corona di kamar mandi apartemen lantai 10 dan 12, di atas kamar lima orang tersebut.

Oleh karenanya, peneliti beranggapan virus di dalam feses pasien Covid-19 bisa saja terbawa ke apartemen lain melalui pipa ledeng.

Para peneliti membandingkan kejadian ini dengan wabah SARS di apartemen Amoy Gardens di Hong Kong pada 2003.

Dalam kasus tersebut, 329 penduduk menderita SARS, yang tampaknya disebabkan oleh kerusakan saluran pipa dan masalah lainnya. Insiden itu menyebabkan sebanyak 42 orang meninggal.

Ilustrasi toilet. (Pixabay/ganzarolisara)
Ilustrasi toilet. (Pixabay/ganzarolisara)

Sejak awal pandemi Covid-19, para ahli sebenarnya telah mengatakan bahwa virus corona juga ada pada feses pasien Covid-19.

Ada sebuah temuan pada Februari yang menunjukkan banyak pasien Covid-19 di Guangdong, China, memiliki virus di feses mereka.

Ditambah, peneliti lain baru-baru ini menunjukkan penyiraman toilet dapat menghasilkan aerosol yang sarat kuman dari kotoran.

Para peneliti mengklaim partikel-partikel ini bisa tetap di udara untuk waktu yang lama dan tersebar dalam jarak lebih dari satu meter terutama di ruang tertutup dan berventilasi tebal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toilet Umum Transparan di Jepang, Berani Nyoba?

Toilet Umum Transparan di Jepang, Berani Nyoba?

Video | Selasa, 25 Agustus 2020 | 11:00 WIB

Ada Risiko Penularan Covid-19, Ke Toilet Umum Wajib Pakai Masker

Ada Risiko Penularan Covid-19, Ke Toilet Umum Wajib Pakai Masker

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 18:05 WIB

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Virus Corona Bisa Menyebar Lewat Urine, Awas Toilet Pria Paling Berisiko

Health | Kamis, 20 Agustus 2020 | 10:36 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB