Perempuan Mesti Tahu, Ini Empat Cara Alami Redakan Saat Kram Menstruasi

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 28 Agustus 2020 | 20:50 WIB
Perempuan Mesti Tahu, Ini Empat Cara Alami Redakan Saat Kram Menstruasi
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Suara.com - Rasa nyeri tiap bulan saat menstruasi nyaris dialami semua perempuan dewasa. Tidak jarang mereka merasa kram saat menstruasi.

Itulah mengapa sangat penting bagi kita untuk mempelajari cara menangani kram menstruasi dengan beberapa masalah datang bulan lainnya.

Meskipun Anda mungkin perlu mengeluarkan obat penghilang rasa sakit saat nyeri semakin parah, metode alami manajemen rasa sakit pun bisa efektif dan sangat menenangkan.

Lalu apa saja kah itu? Dilansir dari Healthshots, berikut ini rangkumannya

1. Gunakan kantong air panas

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

Jika kram menstruasi Anda parah dan Anda tidak bisa bergerak, penggunaan panas bisa sangat menenangkan dan meredakan nyeri.

Faktanya, sebuah penelitian yang diterbitkan di BMC Women’s Health menemukan bahwa menerapkan panas 40 derajat Celcius ke area yang terkena bisa sama baiknya dengan mengonsumsi obat penghilang rasa sakit. Jika Anda tidak memiliki kantong air panas, Anda bahkan dapat memilih mandi air panas untuk menenangkan diri.

2. Minum secangkir teh jahe dan lemon yang mengepul
Sama seperti menerapkan panas membantu secangkir teh hangat ini pada hari ketika kram Anda membunuh, Anda bisa sangat efektif sekaligus menenangkan jiwa. Sebuah penelitian yang diterbitkan di PubMed Central menegaskan bahwa mengonsumsi jahe dapat meredakan nyeri.

Selain itu, aroma lemon bisa sangat membantu jika Anda merasa mual. Anda bisa menambahkan madu untuk rasa manis. Secangkir teh ini tidak hanya membantu mengatasi rasa sakit tetapi juga akan menenangkan Anda mengingat esensi dan rasanya.

3. Air minum adalah kuncinya

Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)
Minum air putih di pagi hari. (Shutterstock)

Kembung adalah bagian dari menstruasi Anda dan Anda tidak dapat menyangkal bahwa hal itu memperburuk pengalaman dengan menyebabkan ketidaknyamanan yang ekstrim. Minum lebih banyak air akan membantu Anda mengatasi perut kembung, memastikan kunjungan Bibi Flo tidak senyaman itu.

Oleh karena itu, simpanlah botol di samping tempat tidur Anda ketika Anda tahu tanggal Anda sudah dekat atau ketika Anda sedang menstruasi. Delapan sampai 10 gelas sehari biasanya sudah cukup untuk menjaga Anda tetap terhidrasi dan karenanya, jauh dari rasa sakit.

4. Pijat bisa sangat meredakan
Memijat perut secara ringan saat kram menyerang, hal itu bisa jadi pereda saat menstruasi. Lakukan selama 20 menit untuk melihat efeknya.

Faktanya, tambahkan minyak esensial karena aromanya dapat menambah efek menenangkan dari pijatan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Fakta Kesehatan tentang Seks saat Menstruasi, Ternyata Begini 3 Manfaatnya

Fakta Kesehatan tentang Seks saat Menstruasi, Ternyata Begini 3 Manfaatnya

Health | Senin, 24 Agustus 2020 | 21:05 WIB

Kenali 4 Macam Tipe PMS, Anda Termasuk yang Mana?

Kenali 4 Macam Tipe PMS, Anda Termasuk yang Mana?

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 21:11 WIB

Tak Selalu Tanda Hamil, Ini Sebab Perempuan Telat Menstruasi

Tak Selalu Tanda Hamil, Ini Sebab Perempuan Telat Menstruasi

Health | Rabu, 19 Agustus 2020 | 18:40 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Hantavirus Apakah Sudah Ada di Indonesia? Ini Fakta dan Risiko Penularannya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:20 WIB

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Hantavirus Mirip Flu? Ketahui Gejala, Penularan, dan Cara Mencegahnya

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:06 WIB

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB