Amankah Mendapat Vaksin Flu di Tengah Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika

Selasa, 01 September 2020 | 14:21 WIB
Amankah Mendapat Vaksin Flu di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Hingga kini pandemi virus corona atau Covid-19 masih berlangsung. Sementara beberapa negara mulai memasuki musim penyakit flu.

Dalam situasi demikian, dokter meminta masyarakat untum mendapatkan vaksin flu sebagai pencegahan. Tapi, amankah?

Dokter mengatakan mendapatkan suntikan itu aman selama orang mengikuti protokol untuk mencegah paparan virus corona saat mereka sedang keluar.

“Tindakan pencegahan yang harus dilakukan orang untuk mendapatkan vaksinasi flu adalah tindakan pencegahan yang sama ketika Anda menjalankan tugas penting lainnya,” kata Dr. Martine Hackett, seorang profesor kesehatan masyarakat di Universitas Hofstra, dilansir dari New York Post. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Saat pergi keluar, pastikan mengenakan masker dan pastikan dapat menjaga jarak. Inilah yang dikatakan para ahli tentang pertanyaan dan kekhawatiran tentang mendapatkan suntikan sambil tetap aman dari Covid-19.

Bisakah vaksin flu menurunkan sistem kekebalan Anda dan membuat Anda lebih rentan terhadap Covid-19?

Ketakutan tentang vaksinasi yang membuat sistem kekebalan lebih lemah dan lebih rentan tertular virus tidak berdasar, kata dokter.

“Sistem kekebalan dirangsang untuk membuat antibodi, jadi responsnya sangat berbeda,” kata Dr. Sandra Kesh, spesialis penyakit menular di Westmed Medical Group.

Dokter juga menekankan bahwa vaksin tidak membuat siapa pun terkena flu - dan gejala apa pun yang mungkin muncul setelahnya adalah akibat dari sistem kekebalan yang terlalu aktif.

baca juga

“Masih ada mitos bahwa Anda akan tertular flu dari vaksin flu, yang benar-benar omong kosong,” kata Dr. Willaim Schaffner, seorang profesor penyakit menular di Vanderbilt University School of Medicine.

“Beberapa orang - sekitar 1 persen - mengalami demam. Itu bukan flu, itu adalah tubuh yang sedang mengerjakan vaksin, "katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Bongkar Titik Lemah Vaksin Covid-19 Buatan Rusia dan China

Ilmuwan Bongkar Titik Lemah Vaksin Covid-19 Buatan Rusia dan China

Jatim | Selasa, 01 September 2020 | 13:43 WIB

Selain Imunisasi, Pandemi Covid-19 Juga Ganggu Layanan Kesehatan Lainnya

Selain Imunisasi, Pandemi Covid-19 Juga Ganggu Layanan Kesehatan Lainnya

Health | Selasa, 01 September 2020 | 13:33 WIB

Lebih Murah, Ilmuwan Klaim Dapat Deteksi Covid-19 Lewat Kotoran Manusia

Lebih Murah, Ilmuwan Klaim Dapat Deteksi Covid-19 Lewat Kotoran Manusia

Tekno | Selasa, 01 September 2020 | 13:30 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×