Latihan Gerakan Mata Cepat Bisa Bantu Atasi Fobia, Begini Caranya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 07 September 2020 | 10:50 WIB
Latihan Gerakan Mata Cepat Bisa Bantu Atasi Fobia, Begini Caranya!
Ilustrasi orang fobia, cemas (Pixabay/xusenru)

Suara.com - Beberapa orang mungkin memiliki fobia karena kejadian tertentu atau trauma sebelumnya. Fobia adalah ketakutan yang melemahkan diri terhadap hewan, perasaan, objek, tempat atau situasi tertentu.

Ketakutan ini cenderung menjadi lebih buruk dari waktu ke waktu yang menyebabkan rasa bahaya tidak realistis. Orang dengan fobia mungkin merasa pusing dan detak jantungnya meningkat.

Tapi, salah satu cara terbaik untuk mengatasi ketakutan adalah melakukan latihan gerakan mata secara cepat.

Jika Anda memiliki fobia, cobalah untuk mengingat peristiwa menyedihkan yang menyebabkan rasa takut tersebut.

Bayangkan skenarionya sambil perlahan-lahan gerakkan mata dari kiri ke kanan berulang kali. Teruskan dan tingkatkan kecepatan secara bertahap sambil tetap mengingat peristiwa aslinya.

Ilustrasi orang fobia natal [shutterstock]
Ilustrasi orang fobia natal [shutterstock]

Setelah beberapa menit, berhentilah menggerakkan mata dan bayangkan skenarionya lagi. Beberapa orang mungkin merasa tidak terlalu cemas saat mengingat kembali peristiwa traumatis tersebut, yang bisa membantu mengatasi fobianya.

Menurut Chris Jones, terapis Harley Street, proses ini dikenal sebagai Eye Movement Desensitisation and Reprocessing (EMDR).

"EMDR adalah bentuk psikoterapi yang digunakan ketika klien mengingat peristiwa menyedihkan. Kombinasi fokus pada ingatan traumatis sambil mengikuti serangkaian gerakan mata berulang, membantu otak memproses ingatan yang sebelumnya tidak diproses," jelas Chris Jones dikutip dari Express.

NHS mengatakan hampir semua fobia berhasil disembuhkan. Paparan fobia secara bertahap bisa membantu beberapa orang mengatasi ketakutannya.

baca juga

Tapi, Anda juga bisa mencoba konseling atau psikoterapi untuk menyembuhkan ketakutan tersebut.

Obat biasanya diperlukan untuk mengatasi fobia, tapi beberapa obat bisa digunakan hanya untuk meredakan gejala kecemasan yang terkait kondisi tersebut.

Fobia adalah jenis gangguan kecemasan yang paling umum. Rasa takut pada laba-laba, ruang terbatas, tempat umum dan situasi sosial adalah jenis fobia paling umum.

Semua orang bisa mengembangkan rasa takut akan sesuatu tanpa memandang usia, jenis kelamin atau latar belakang sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

20 Tahun fobia Sayur dan Buah, Perempuan Ini Bisa Sembuh dengan Hipnoterapi

20 Tahun fobia Sayur dan Buah, Perempuan Ini Bisa Sembuh dengan Hipnoterapi

Health | Sabtu, 29 Agustus 2020 | 01:05 WIB

Kenali, Ini Hal yang Ditakuti Anak-anak Berdasarkan Usianya

Kenali, Ini Hal yang Ditakuti Anak-anak Berdasarkan Usianya

Health | Jum'at, 21 Agustus 2020 | 07:30 WIB

Trauma Akibat Putus Cinta, Wanita Ini Cuma Bisa Makan Nugget Setiap Hari

Trauma Akibat Putus Cinta, Wanita Ini Cuma Bisa Makan Nugget Setiap Hari

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2020 | 20:20 WIB

Terkini

Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma

Review Film 27 Steps of May: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Trauma

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri

Pemulihan Bencana Butuh Rp78 Triliun, Nepal Siap Terima Bantuan Luar Negeri

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan

Bisnis Properti Makin Ketat, Komponen Kecil Ini Jadi Penentu Kualitas Bangunan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:25 WIB

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

5 Cara Membersihkan Sisa Sunscreen Waterproof dengan Sabun Cuci Muka Biasa

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:23 WIB

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

Muktamar NU Berjalan Alot, PWNU, PCNU dan PCINU Diizinkan Usul Lima Kandidat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:12 WIB

ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta

ADVAN Hadirkan ADVAN V11 dan AIGEN Ultra T di AGRES.ID Karnaval Gadget Yogyakarta

Tekno | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:05 WIB

Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan

Ulasan Film Rumah Singgah: Cerita Mengharukan tentang Kasih dan Pengorbanan

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina

Antrean Mengular di SPBU Bali, Ini Janji Pertamina

Bali | Minggu, 30 Agustus 2026 | 05:46 WIB

Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel

Gagal Panen Meluas! BI Ungkap Ancaman Nyata El Nino ke Ekonomi Sulsel

Sulsel | Minggu, 30 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah

Jabar | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:36 WIB

×