Jangan Anggap Sepele, Segera Ke Dokter Jika Gigitan Serangga Seperti Ini

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 07 September 2020 | 17:50 WIB
Jangan Anggap Sepele, Segera Ke Dokter Jika Gigitan Serangga Seperti Ini
Ilustrasi bentol digigit serangga. [Shutterstock]

Suara.com - Bentol karena digigit serangga atau nyamuk mungkin sering dianggap hal yang sepele. Tapi, ada kondisi tertentu yang sebaiknya perlu diperhatikan.

Dilansir dari Asia One, Dr. Sin Ru Phua dari Klinik Medis Internasional mengatakan, meskipun gigitan atau sengatan serangga dapat menyebabkan iritasi, kemerahan, nyeri atau gatal, sebagian besar gejala dapat ditangani di rumah dan sembuh dalam beberapa jam atau hari.

Kebanyakan gigitan serangga tidak serius dan biasanya dapat diatasi tanpa masalah. Kadang-kadang, gigitan serangga dapat menyebabkan infeksi, menimbulkan reaksi alergi yang serius dan menularkan penyakit.

Jika ada bekas sengatan, hilangkan sengatan dengan hati-hati dan cuci area tersebut dengan sabun dan air. Letakkan kompres dingin di area tersebut selama 10 hingga 15 menit untuk membantu mengurangi bengkak atau gatal kemerahan.

Ilustrasi perempuan menderita penyakit kulit, psoriasis. (Shutterstock)
Ilustrasi perempuan menderita penyakit kulit, psoriasis. (Shutterstock)

Antihistamin juga bermanfaat untuk mengatasi reaksi alergi ringan ini. Hindari menggaruk atau memperparah gigitan untuk mengurangi risiko infeksi dan menyebabkan reaksi merugikan lebih lanjut.

Cari pertolongan medis jika gigitan tidak kunjung membaik atau memburuk setelah beberapa hari. Waspadai gejala seperti:

  • Kemerahan dan bengkak di sekitar gigitan yang mungkin termasuk atau tidak termasuk nanah - nanah bisa menjadi indikasi infeksi, di mana antibiotik mungkin diperlukan untuk pengobatan.
  • Ruam yang menyebar dengan rasa gatal yang semakin parah.
  • Infeksi umum, di mana seseorang merasa tidak enak badan - dengan demam, gejala mirip flu atau adanya kelenjar yang membengkak.

Gigitan itu bisa menjadi darurat jika muncul sesak napas, suara serak, pembengkakan parah pada lidah, mulut, mata, tenggorokan dan / atau wajah, sensasi tersedak, dan / atau sesak di dada atau tenggorokan, pusing, hilang kesadaran, detak jantung cepat, mual dan / atau muntah.

Segera cari pertolongan medis jika sebelumnya ada reaksi alergi parah akibat gigitan atau sengatan serupa. Orang yang pernah mengalami reaksi alergi parah sebelumnya biasanya diberi resep obat untuk digunakan dalam situasi seperti itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Bikin Gatal, Gigitan 4 Serangga Ini Bisa Bahaya bagi Kesehatan!

Tak Cuma Bikin Gatal, Gigitan 4 Serangga Ini Bisa Bahaya bagi Kesehatan!

Health | Selasa, 21 Juli 2020 | 15:26 WIB

Jangan Biarkan Alergi Menggangu Liburanmu

Jangan Biarkan Alergi Menggangu Liburanmu

Your Say | Jum'at, 27 Desember 2019 | 11:35 WIB

Benjolan di Kaki Dikira Gigitan Serangga, Pria Ini Ternyata Kena Leukemia

Benjolan di Kaki Dikira Gigitan Serangga, Pria Ini Ternyata Kena Leukemia

Health | Senin, 23 September 2019 | 19:10 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB