Tunda Penuaan dan Tingkatkan Daya Ingat, Konsumsi Bunga Telang!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 08 September 2020 | 08:59 WIB
Tunda Penuaan dan Tingkatkan Daya Ingat, Konsumsi Bunga Telang!
Teh bunga telang. (Shutterstock)

Suara.com - Bunga telang merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki banyak manfaat kesehatan. Anda bisa mengolahnya menjadi minuman teh telang untuk menggantikan minuman berbahan kimia dan memiliki zat perwarna.

Selama berabad-abad, bunga telah ini sudah digunakan untuk meningkatkan vitalitas dan mengatasi penuaan.

Bunga telang berfungsi sebagai obat anti-penuaan yang penting dan menyebabkan kadar neurotransmitter, asetilkolin meningkat bila diminum.

Asetikolin merupakan salah satu bahan kimia di otak yang mengalami penurunan paling banyak seiring bertambahnya usia. Asetikolin membantu memfasilitasi komunikasi di dalam otak itu sendiri dan kekurangan asetikolin menyebabkan pesan berjalan lambat, rusak atau berhenti.

Proses itulah yang menyebabkan hilangnya memori dan koordinasi seiring bertambahnya usia sebagai konsekuensi umum dari kadar asetilkolin yang rendah.

Teh telang (Pixabay/IamColorBlind)
Teh telang (Pixabay/IamColorBlind)

Karena itu, minum teh bunga telang bisa membalikkan proses ini dan membantu meningkatkan usia harapan hidup. Teh bunga telang dikemas penuh antioksidan yang membantu mendukung kolagen dan elastisitas kulit.

Bunga telang juga mengandung antosianin untuk mendukung kesehatan rambut dan mata, yang keduanya bisa meningkatkan siklus hidup sehat sel Anda secara keseluruhan.

Bunga telang juga merupakan tonik saraf yang terkenal dan meningkatkan sistem pencernaan, peredarah darah serta saraf pusat.

"Bunga telang adalah nootropik alami, yang berarti berpotensi membantu meningkatkan fungsi kognitif," jelas Rachelle Robinett, praktisi kesehatan herbalis dan holistik dikutip dari Express.

Sebuah tinjauan menemukan bahwa bunga telang memiliki manfaat potensial, terutama meningkatkan pembelajaran dan memori. Meskipun, studi ini diperlukan lebih banyak uji klinis pada manusia agar lebih meyakinkan.

Dalam sebuah studi yang diterbitkan di Semantic Scholar, bunga telang bisa membantu meningkatkan daya ingat seseorang.

Sebab, tanaman ini mengandung alkaloid, flavonoid, taraxerol, taraxerone, triterpenoid dan antosianin sebagai bahan kimia aktif yang membawa efek biologis.

Ekstrak bunga telang memiliki berbagai aktivitas farmakologis termasuk aktivitas antibakteri, antidiabetes, antidiare, antijamur, antimikroba, antiradang, antimikroba, antioksidan, antipiretik, hipolipidemia, imunomodulator dan penyembuhan luka.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa bunga telang memiliki spektrum luas terkait manfaat neurofarmakologis, seperti aktivitas nootropik, antidepressan, antistres, ansiolitik dan antikonvulsan.

Tanaman ini juga dikenal sebagai tanaman kekuatan otak karena tidak hanya meningkatkan daya ingat dan kekuatan otak, tetapi juga memberikan fokus dan ketenangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Hyaluronic Acid, Pelembap Alami yang Diproduksi Oleh Tubuh?

Apa Itu Hyaluronic Acid, Pelembap Alami yang Diproduksi Oleh Tubuh?

Lifestyle | Kamis, 03 September 2020 | 13:16 WIB

Waspada, Kebanyakan Makan Junk Food Memicu Penuaan Sel

Waspada, Kebanyakan Makan Junk Food Memicu Penuaan Sel

Health | Kamis, 03 September 2020 | 12:09 WIB

Kurangi, 4 Makanan Ini Disebut Bisa Memicu Penuaan Kulit

Kurangi, 4 Makanan Ini Disebut Bisa Memicu Penuaan Kulit

Health | Rabu, 02 September 2020 | 13:44 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB