Kecilkan Volume Suara, Bisa Turunkan Risiko Penyebaran Covid-19

Yasinta Rahmawati
Kecilkan Volume Suara, Bisa Turunkan Risiko Penyebaran Covid-19
Ilustrasi wabah virus corona (coronavirus). (Shutterstock)

Karena semakin keras volume suara saat berbicara, maka makin banyak tetesan pernapasan yang dikeluarkan.

Suara.com - Virus corona Covid-19 masih terus menghantui masyarakat global, berbagai cara pun diusahakan untuk menghentikan penyebarannya. Terkait hal tersebut, kini ada baiknya untuk Anda mengecilkan volume suara.

Sebab berdasar penelitian yang dianalisis oleh The Atlantic, menunjukkan bahwa berbicara lebih pelan, atau tidak sama sekali, dapat secara drastis mengurangi tingkat penyebaran Covid-19.

Dilansir dari Medical Daily, virus corona Covid-19 menyebar melalui partikel tetesan pernapasan yang keluar dari hidung dan mulut saat kita bersin, batuk, bernyanyi dan tentu saja berbicara.

Partikel-partikel ini jatuh ke permukaan terdekat atau bertahan di udara,yang kemudian dapat terhirup orang yang lewat. Anjuran mengenakan masker pun bertindak sebagai penghalang antara partikel yang berpotensi mengandung virus ini dan orang-orang di sekitar Anda.

Baca Juga: Satgas Covid-19: Kasus Positif Bisa Ditekan Jika 75% Penduduk Pakai Masker

Namun ditemukan dalam penelitian, bahwa berbicara dengan pelan ternyata secara drastis dapat mengurangi jumlah partikel yang didorong ke udara sejak awal.

Berbicara Pada Diri Sendiri Perkuat Daya Ingat ( Shuterstock )
Ilustrasi berbicara. (Shutterstock )

Diterbitkan pada bulan Juni di Proceedings of the National Academies of Sciences , para peneliti merekam relawan saat mereka mengucapkan sebuah frasa.

Data mereka menyimpulkan bahwa mengeraskan suara lebih cenderung memuntahkan lebih banyak tetesan, yang berpotensi mengandung Covid-19, daripada rekan mereka yang berbicara lembut.

Seorang spesialis penularan penyakit, Jose L. Jimenez, PhD, dari University of Colorado di Boulder, mengatakan kepada The Atlantic bahwa orang perlu memahami kalau virus ada di udara, dan mereka menghembuskan virus 10 kali lebih banyak ketika berteriak atau berbicara dengan keras.

Menurut Dr. Jiminez, tetap diam membuat Anda 98 persen lebih kecil kemungkinannya untuk mengirimkan tetesan partikel di udara dibandingkan dengan berbicara dengan volume yang keras.

Baca Juga: 3 Bulan Setelah Sembuh Pasien Covid-19 Parah Masih Alami Kerusakan Paru

Jika Anda berbisik dan berbicara dengan lembut, Anda 80 persen lebih kecil kemungkinannya untuk menyebarkan tetesan tersebut. Sehingga, berbicara lebih pelan atau tidak sama sekali, bisa hampir sama efektifnya dengan masker dalam hal memperlambat penyebaran Covid-19.

"Yang benar adalah jika semua orang berhenti berbicara selama satu atau dua bulan, pandemi mungkin akan mati," kata Dr. Jimenez.

Jadi, ketika Anda mengobrol dengan teman atau makan malam di luar ruangan, kecilkan volume suara. Ini mungkin membantu menjaga orang-orang di sekitar Anda tetap aman dari Covid-19.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS