Didapatkan sekitar 90 relawan mengembangkan sel-T yang mampu melawan virus dan sekitar 85 persen mengembangkan antibodi penawar virus.
5. Vaksin Pfizer BioNTech
Sama seperti vaksin buatan Moderna, kandidat vaksin hasil duet Pfizer dan perusahaan bioteknologi Jerman, BioNTech ini membuat vaksin dengan RNA yang dimanipulasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh dan mampu mengenali virus corona penyebab sakit Covid-19.
Menurut data yang dipublikasi medRxiv pada uji coba klinis fase 1 dan fase 2 awal pada 1 Juli, tidak menunjukkan efek samping serius kepada manusia.
Ujicoba ini melibatkan 45 pasien yang diberi 1 dari 3 dosis vaksin atau pil plasebo. Hasilnya tidak ada satupun pasien yang mengalami efek samping serius selain demam, kelelahan, sakit kepala, mengigil, nyeri otot, dan nyeri sendi.
Kandidat vaksin ini sudah menandatangani kontrak dengan Presiden Amerika Donald Trump, sebesar 1,95 miliar dollar untuk membuat minimal 100 juta dosis vaksin di akhir tahun 2020 jika terbukti aman dan efektif.