PSBB Total di Jakarta Bisa Tekan Angka Covid-19? Ini Kata Epidemolog UI

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 10 September 2020 | 13:21 WIB
PSBB Total di Jakarta Bisa Tekan Angka Covid-19? Ini Kata Epidemolog UI
Ilustrasi pakai masker. (Pexels)

Suara.com - Keputusan Pemprov DKI Jakarta untuk kembali lakukan PSBB total dinilai tidak akan berdampak besar terhadap laju pertumbuhan kasus Covid-19. 

Pakar epidemiologi Universitas Indonesia dr. Syahrizal Syarief MPH., PhD mengatakan, penggunaan masker dan jaga jarak lebih efektif menekan pertumbuhan infeksi virus corona dibandingkan PSBB total.

"PSBB ketat itu dari sisi epidemiologi dampaknya juga dipertanyakan menurunkan angka kejadian. Ini harus ditunjang dari aspek lain. Pemeriksaan spesimen, penggunaan masker oleh masyarakat, kalau menurut saya juga lebih berdampak," kata Syarif saat dihubungi suara.com, Kamis (10/9/2020).

Menurutnya, penerapan 3M atau memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, jika diterapkan secara disiplin akan membentuk kekebalan sosial di masyarakat. Berkaca dari PSBB total pada Maret lalu, Syarif menyampaikan bahwa dampaknya terhadap penurunan kasus sebenarnya tidak terlalu signifikan.

Ilustrasi konsep new normal (Shutterstock)
Ilustrasi konsep new normal (Shutterstock)

Bukan hanya di Jakarta, aturan PSBB juga dinilai hanya berdampak kecil terhadap penurunan kasus Covid-19 di berbagai Provinsi lain.

"PSBB yang kita terapkan mengurangi pergerakan hanya di Jakarta saja. Tidak di tempat lain, Jabodetabek tidak banyak berubah. Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah dampak pergerakannya gak banyak. Hanya DKI saja yang kelihatan mencegah 60 persen masyarakat tidak bergerak. Sekarang gak mungkin lagi mencapai angka 70 persen itu. Ketika itu juga situasi Covid menurunnya kecil sekali," paparnya.

Meski begitu, Syarif tidak mempermasalahkan keputusan PSBB total yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta. Hanya saja menurutnya, kebijakan itu kemungkinan besar akan menimbulkan konflik antar sektor.

Ia menyampaikan, seperti penerapan PSBB sebelumnya ketika awal wabah, sesuai peraturan presiden, penetapan PSBB wilayah harusnya berdasarkan persetujuan dari Kementerian Kesehatan. 

"Artinya PSBB yang mau ditetapkan di DKI ini penerapannya akan memuat konflik antar sektor. Di luar 11 sektor (yang diperbolehkan tetap beroperasi normal) masing-masing ada penguasanya, ada kementerian perdagangan, Kementerian pariwisata. Nanti kita lihat. Dari aspek prosedural kemungkinan akan ada konflik dengan pemerintah yang sudah melakukan pelonggaran," ucapnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Terapkan PSBB Total di Jakarta, Begini Tanggapan KSP

Anies Terapkan PSBB Total di Jakarta, Begini Tanggapan KSP

News | Kamis, 10 September 2020 | 12:51 WIB

Epidemolog Prancis: Kecil Kemungkinan Vaksin Virus Corona Tersedia 2021

Epidemolog Prancis: Kecil Kemungkinan Vaksin Virus Corona Tersedia 2021

Health | Senin, 13 Juli 2020 | 19:30 WIB

Google Tunjukkan PSBB Diabaikan Jelang Lebaran, Epidemolog: Titik Krusial

Google Tunjukkan PSBB Diabaikan Jelang Lebaran, Epidemolog: Titik Krusial

Tekno | Rabu, 20 Mei 2020 | 20:23 WIB

Terkini

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Jalan Trase Batutulis Bogor Kini Beroperasi Penuh 24 Jam

Bogor | Minggu, 01 November 2026 | 19:52 WIB

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Sinopsis Wild and Radiant, Dracin Romantis Fan Shi Ran dan Qin Xiao Xuan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:45 WIB

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Perkuat Ketahanan Energi, Pertamina Optimalkan Aset Hulu Migas di Algeria

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 19:44 WIB

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Buku Badai dalam Tungku, Abadikan Perjuangan Menjaga Seni dan Budaya Nusantara

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:36 WIB

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Dewa United Bidik Hattrick Juara EPC 2026, Waspadai CLS Knights dan MVP

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 19:30 WIB

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Riset Global Ungkap 73 Persen Warga Indonesia Pangkas Pengeluaran demi Biaya Rumah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 19:28 WIB

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

Banjir Aceh Selatan Rendam Dua Desa, 674 Warga Terdampak dan Ratusan Mengungsi

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:19 WIB

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Tantangan Finansial Gen Z: Gaji Buat Hidup, Tagihan, Healing, dan Tabungan

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:10 WIB

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Dark Abis! XLOV Unjuk Transformasi Terliar dalam Diri di Lagu Terbaru, Hush

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 19:05 WIB

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

Hubungan Indonesia-Singapura Memanas, 60 Tahun Persahabatan Terancam Perselisihan

News | Minggu, 01 November 2026 | 19:00 WIB

×