Studi: Detak Jantung Selama 24 Jam Bisa Prediksi Depresi Seseorang

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 12 September 2020 | 17:03 WIB
Studi: Detak Jantung Selama 24 Jam Bisa Prediksi Depresi Seseorang
Ilustrasi depresi

Suara.com - Penialaian detak jantung selama 24 jam bisa memprediksi depresi seseorang. Penilain detak jantung tertentu bisa menjadi peringatan dini dari tanda depresi.

"Sederhananya, studi percontohan kami menyarankan bahwa hanya dengan mengukur detak jantung Anda selama 24 jam, kami dapat mengetahui jika seseorang sedang depresi atau tidak dengan 90 persen akurasi " kata Dr. Carmen Schiweck dari Universitas Goethe, Frankfurt seperti yang dikutip dari Medicalxpress. 

Para ilmuwan sebelumnya telah mengetahui bahwa detak jantung terkait dengan depresi, tetapi hingga saat ini mereka belum dapat memahami dengan tepat bagaimana keduanya bisa terkait satu sama lain. 

"Kami tahu bahwa ada sesuatu yang terjadi untuk menghubungkan detak jantung dengan gangguan kejiwaan, tetapi kami belum tahu apa itu secara spesifik dan kemungkinan relevansi klinisnya," ujar Schiweck.

Menurut Schiweck, tim penelitiannya menemukan bahwa mereka yang mengalami depresi memiliki detak jantung dasar yang lebih tinggi dan variasi detak jantung yang lebih rendah. Rata-rata pasien depresi memiliki detak jantung yang kira-kira 10 hingga 15 detak per menit lebih tinggi daripada yang tidak mengalami depresi. 

"Setelah perawatan, kami mengukur kembali detak jantung dan menemukan bahwa baik detak jantung maupun fluktuasi detak jantung dari pasien yang sebelumnya depresi mengalami penurunan detak jantung," kata Schiweck.

Ilustrasi depresi (Pixabay)
Ilustrasi depresi (Pixabay)

Penemuan yang paling mencolok adalah bahwa para ilmuwan mampu menggunakan detak jantung 24 jam sebagai penanda biologis untuk depresi. 

“Biasanya detak jantung lebih tinggi pada siang hari dan lebih rendah pada malam hari. Menariknya, penurunan detak jantung pada malam hari dapat mengusik depresi, "kata Schiweck.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi China: Sekolah di Rumah Justru Tingkatkan Depresi & Bunuh Diri Anak!

Studi China: Sekolah di Rumah Justru Tingkatkan Depresi & Bunuh Diri Anak!

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 16:15 WIB

Studi Psikiatri: Koneksi Sosial Bisa Jadi Pelindung Utama Depresi

Studi Psikiatri: Koneksi Sosial Bisa Jadi Pelindung Utama Depresi

Health | Sabtu, 12 September 2020 | 11:25 WIB

Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi

Kasus Bunuh Diri di Gunungkidul Masih Tinggi, Penyebab Utama Depresi

Jogja | Kamis, 10 September 2020 | 19:55 WIB

Terkini

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB