Alami Anosmia akibat Covid-19, Dapatkah Indra Penciuman Kembali?

Yasinta Rahmawati

Senin, 14 September 2020 | 08:00 WIB
Alami Anosmia akibat Covid-19, Dapatkah Indra Penciuman Kembali?
Ilustrasi hidung. (Shutterstock)

Suara.com - Hilangnya kemampuan untuk mencium bau atau anosmia telah muncul sebagai gejala umum Covid-19. Meskipun tidak bisa mencium mungkin terdengar seperti efek samping kecil, hasilnya bisa menghancurkan bagi seseorang.

Indra ini terikat dalam upaya kita untuk mempertahankan diri dan menangkap rasa yang kompleks dan menikmati makanan. Bau bahkan berperan dalam kehidupan emosional kita, menghubungkan kita dengan orang yang kita cintai dan kenangan.

Orang tanpa penciuman sering kali melaporkan merasa terisolasi dan tertekan serta kehilangan kenikmatan dalam keintiman.

Dikutip dari Science Alert, dampak emosional hilangnya penciuman pada pasien sangat besar. Sebuah penelitian pada Juni lalau di Inggris mengungkap tingkat depresi dan kecemasan yang tinggi di antara populasi anosmic.

Lalu, dapatkah indra penciuman yang hilang akibat Covid-19 dapat kembali?

Kabar baiknya, bagi sebagian besar pasien Covid-19 yang menderita anosmia, indra penciuman kembali dalam beberapa minggu. Dokter sendiri belum tahu apakah virus menyebabkan hilangnya bau dalam jangka panjang.

Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)
Ilustrasi indera penciuman. (Pixabay)

Menurut sebuah penelitian dari Italia yang diterbitkan awal bulan ini , 49 persen pasien telah sepenuhnya mendapatkan kembali indra penciuman atau perasa mereka dan 40 persen melaporkan peningkatan.

Sedangkan 10 persen lainnya mengalami kehilangan bau terus-menerus yang berlangsung selama berbulan-bulan.

Sementara pemahaman tentang Covid-19 masih berkembang, para peneliti mulai memahami apa yang menyebabkan anosmia pada pasien virus corona sejak awal.

baca juga

Dalam sebuah artikel di The Conversation, Dr. Jane Parker, seorang profesor kimia rasa di University of Reading, dan Dr. Simon Gane, seorang ahli rinologi di Universitas London menjelaskan bahwa orang yang pulih lebih cepat dari anosmia kemungkinan besar mengalami peradangan di tingkat lokal, atau dikenal sebagai "sindrom sumbing".

Sindrom sumbing ini merupakan kondisi di mana celah penciuman (bagian di hidung yang mendeteksi bau), terhalang oleh jaringan yang membengkak dan lendir. Oleh karena itu, menghalangi aroma apa pun untuk mencapainya.

Namun, kondisi ini bisa membaik dalam beberapa minggu, dan begitu pembengkakan pasien turun, jalur ke neuron penciuman mereka terbuka lagi.

Di sisi lain, orang yang memiliki masalah penciuman jangka panjang kemungkinan besar mengalami peradangan agresif yang dapat menyebabkan kerusakan saraf atau jaringan.

Namun, seperti banyak saraf lainnya, hal ini dapat dipulihkan dengan pelatihan penciuman. "Ini (pelatihan) sangat efektif. Anda dapat melakukan hal-hal menakjubkan dengan indra penciuman Anda, apakah Anda orang yang sehat atau orang yang sedang memulihkan diri," kata Chrissi Kelly, pendiri AbScent, sebuah badan amal Inggris yang membantu orang-orang yang menderita kehilangan bau.

Uji klinis pun telah menunjukkan bahwa pasien yang menggunakan pelatihan lebih baik dalam mengidentifikasi dan membedakan antara bau, dibandingkan orang yang tidak menjalani pelatihan.

"Bagi banyak orang yang kehilangan indra penciuman, mereka tidak lagi ingin tahu tentang penciuman. Anda harus tetap penasaran tentang penciuman dan terus mencari penciuman dalam kehidupan Anda sehari-hari dan itu sangat penting," kata Kelly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

249 Warga Postif Covid-19, Jatim Menduduki Peringkat Ketiga Terbanyak

249 Warga Postif Covid-19, Jatim Menduduki Peringkat Ketiga Terbanyak

Jatim | Minggu, 13 September 2020 | 19:45 WIB

Ferdinand Demokrat: yang Perlu Direm Darurat itu Anies Baswedan

Ferdinand Demokrat: yang Perlu Direm Darurat itu Anies Baswedan

News | Minggu, 13 September 2020 | 20:04 WIB

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Myanmar 'Lockdown' Mandiri

Kasus Covid-19 Meningkat, Warga Myanmar 'Lockdown' Mandiri

News | Minggu, 13 September 2020 | 20:09 WIB

Terkini

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 16:45 WIB

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang Dampingi 380 Debitur hingga Lepas dari Rentenir

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

5 Mahasiswa Pelaku Aborsi Ditangkap di Kendari

Sulsel | Senin, 14 September 2026 | 16:44 WIB

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Reshuffle Kemenkeu: Adu Koleksi Kendaraan Purbaya vs Suahasil, Mana yang Lebih Humble?

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

14 Tahun Jadi Mantri BRI, Dewi Natalia Bantu Warga Lampung Selatan Lepas dari Rentenir

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 16:42 WIB

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

Teken SKB Ruang Bersama Indonesia, Mendagri Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Anak di Daerah

News | Senin, 14 September 2026 | 16:41 WIB

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Tangani Kebakaran TPAS Galuga 24 Jam, Bupati Bogor Kerahkan Tim Patroli Jalan Kaki hingga Alat Berat

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Suahasil Buka Suara soal Perombakan 350 Pejabat Eselon III Era Purbaya

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 16:40 WIB

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Suahasil Nazara Resmi Dilantik Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

Video | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

Pagi Ditelepon Istana Sore Dilantik, Suahasil Nazara Ceritakan Kilatnya Proses Jadi Menkeu

News | Senin, 14 September 2026 | 16:35 WIB

×