Rekomendasi Olahraga bagi Pasien Diabetes, Tingkatkan Sensitivitas Insulin!

Angga Roni Priambodo, Fita Nofiana

Selasa, 15 September 2020 | 07:46 WIB
Rekomendasi Olahraga bagi Pasien Diabetes, Tingkatkan Sensitivitas Insulin!
Ilustrasi peregangan. (Shutterstock)

Suara.com - Seperti halnya pola makan, aktivitas fisik seperti olahraga juga baik untuk penderita diabetes tipe 1 dan tipe 2. Olahraga juga disebut baik untuk mereka yang baru memiliki risiko diabetes. 

"Olahraga teratur sangat penting bagi mereka yang hidup dengan diabetes," kata Alex Li, MD, seorang spesialis penyakit dalam di Los Angeles seperti yang dikutip dari Insider

Melansir dari Insider, American College of Sports Medicine dan American Diabetes Association sama-sama setuju bahwa olahraga penting untuk kesehatan penderita diabetes.  Sebab saat berolahraga, tubuh akan membakar glukosa atau gula darah sebagai bahan bakar energi sehingga bisa membantu menurunkan kadar gula darah. 

Olahraga teratur juga dapat membantu membangun otot dan mengurangi lemak. Hal ini  yang akan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menggunakan insulin. Secara umum, orang dengan diabetes tipe 1 dan tipe 2 mendapat manfaat olahraga dengan meningkatkan sensitivitas insulin.

"Dalam jangka pendek, olaharaga dapat menurunkan gula darah dan dalam jangka panjang dapat meningkatkan sensitivitas insulin," kata Emory Hsu, MD, ahli endokrinologi di Santa Clara Valley Medical Center di San Jose, California.

Menurut Asosiasi Diabetes Amerika (ADA), setidaknya orang dengan diabetes melakukan olahraga intensitas sedang selama 150 setiap minggu. ADA merekomendasikan agar penderita diabetes tipe 2 atau yang berisiko mengalami kondisi tersebut berolahraga setiap hari. 

Menurut ADA, berjalan atau sekadar berkebun sudah dihitung melakukan olahraga sedang. Beberapa jenis olahraga yang direkomendasikan , atara lain:

  • Memotong rumput
  • Renang
  • Bermain tenis
  • Bersepeda santai
  • Berjalan
  • olahraga aerobik

Meskipun olahraga dianjurkan untuk semua penderita diabetes, beberapa kondisi mungkin harus lebih-hati sebelum berolahraga. Misalnya, penderita diabetes tipe 1 harus sangat berhati-hati karena olahraga bisa secara dramatis menurunkan kadar gula darah. 

Ilustrasi Lansia Olahraga. (Shutterstock)
Ilustrasi Lansia Olahraga. (Shutterstock)

"Untuk penderita diabetes tipe 1, olahraga dapat menurunkan gula darah secara lebih dramatis," kata Hsu. Gula darah yang sangat rendah atau hipoglikemia dapat menyebabkan komplikasi kesehatan termasuk kejang dan koma pada kasus yang parah.

baca juga

Menurut ADA, orang dengan diabetes tipe 1 harus merencanakan olahraga  mereka dengan hati-hati serta tetap memperhatikan asupan makanan dan dosis insulin. Penting juga untuk mengukur kadar gula darah sebelum, selama, dan setelah olahraga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inggris Kembangkan Formula untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Inggris Kembangkan Formula untuk Prediksi Risiko Kematian Pasien Covid-19

Health | Senin, 14 September 2020 | 17:00 WIB

Sering Terabaikan, Betis Sakit Saat Olahraga Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini!

Sering Terabaikan, Betis Sakit Saat Olahraga Bisa Jadi Tanda Penyakit Ini!

Health | Senin, 14 September 2020 | 12:20 WIB

Gejala Kekurangan Vitamin B12 dan Berita Health Populer Lainnya

Gejala Kekurangan Vitamin B12 dan Berita Health Populer Lainnya

Health | Minggu, 13 September 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

×