Masker Scuba Tak Efektif Tangkal Virus Corona, Yuk Upgrade dengan Cara Ini

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 17 September 2020 | 17:54 WIB
Masker Scuba Tak Efektif Tangkal Virus Corona, Yuk Upgrade dengan Cara Ini
Seorang penumpang memakai masker scuba saat berada di dalam kereta KRL yang berhenti Stasiun Manggarai, Jakarta, Selasa (15/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - PT KCI menertibkan penggunaan masker bagi pengguna KRL, dan melarang penggunaan masker scuba karena dianggap tidak efektif menahan droplet, dan berisiko menularkan virus corona penyebab sakit Covid-19.

Senada dengan PT KCI, dosen sekaligus peneliti Dr. dr. Budi Laksono, MHSc menduga penggunaan masker yang tidak memenuhi syarat menjadi salah satu sebab tingginya penularan Covid-19 di Indonesia, termasuk masker scuba yang juga diduga jadi masalah.

"Masker scuba yang tipis dan renggang kainnya, diduga juga merupakan faktor yang menimbulkan problem," ujar Dr. Budi dalam keterangannya yang diterima suara.com, Kamis (17/9/2020).

Dokter yang juga staf ahli Gugus Tugas Covid Jateng ini sejak awal selalu merekomendasikan konsep masker kain 2 lapis yang di antara lapisannya diselipkan tissue (BC19), yang berdasarkan kajian porinya serupa hepa filter yang mampu menyaring udara dari kuman dan virus.

"Berdasar kajian bahwa tissue yang terbentuk dari randomized fibre construction mempunyai pori yang sangat kecil yang konsepnya sama dengan hepa filter," terang Dr. Budi.

Lebih lanjut, kata Dr. Budi, meskipun ada masker dengan 3 lapis kain, tapi belum tentu jenis masker ini lebih unggul dibanding masker 2 lapis kain yang diselipkan tissue. Ada cara mencari tahu keefektifan masker dalam menahan droplet yang bisa dilakukan sendiri.

"Dengan meniup api di depan mulut saat bermasker bisa teruji apakah droplet keluar atau udara tersaring baik," ungkapnya. Ia juga menyayangkan penggunaan masker scuba yang dianggap tidak efektif ini bisa merugikan banyak orang, termasuk pedagang kecil yang banyak memperjualbelikannya.

Tapi tenang, tidak usah buru-buru membuang masker scuba milik Anda. Ternyata, masih bisa diakali kok. Masker scuba tetap masih bisa digunakan dan melindungi Anda dari penularan Covid-19.

"Bahkan pemakai sering diusir dari kereta atau bus. Sebenarnya mudah sekali untuk mengupgrade masker scuba menjadi sehat," kata Dr. Budi.

baca juga

"Dengan memakai double scuba dan ditengahnya dilapisi kertas tissue 2 lapis tipis, kami membuktikan sudah setara dengan masker bedah. Maka jangan buang atau sia-siakan yang sudah dibeli, tinggal dipakai ulang dengan dobel dengan tissue di tengah," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech akan Lakukan Uji Coba pada Anak dan Remaja

Vaksin Covid-19 Sinovac Biotech akan Lakukan Uji Coba pada Anak dan Remaja

Health | Kamis, 17 September 2020 | 17:16 WIB

Ingatkan Protokol Covid di Pilkada, Bawaslu Bakal Panggil Petinggi Parpol

Ingatkan Protokol Covid di Pilkada, Bawaslu Bakal Panggil Petinggi Parpol

News | Kamis, 17 September 2020 | 16:59 WIB

Ahli Bioetika: Tidak Boleh Ada Rahasia Dalam Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Ahli Bioetika: Tidak Boleh Ada Rahasia Dalam Uji Klinis Vaksin Virus Corona

Health | Kamis, 17 September 2020 | 16:10 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×