Kekurangan Vitamin B12 Bisa Picu Penyakit Otak, Begini Gejalanya

Minggu, 27 September 2020 | 10:30 WIB
Kekurangan Vitamin B12 Bisa Picu Penyakit Otak, Begini Gejalanya
Ilustrasi otak (shutterstock)

Suara.com - National Institutes of Health (NIH) mengatakan vitamin B12 berfungsi membantu saraf tubuh dal sel darah tetap sehat. Vitamin B12 ini bisa ditemukan dalam berbagai macam makanan, termasuk hati sapi, ikan, telur, dan susu.

Oleh karena itu, kekurangan vitamin B12 bisa menyebabkan kelelahan, kelemahan, sembelit, kehilangan nafsu makan, penurunan berat badan, dan anemia megaloblastik.

Selain itu dilansir dari Express, kekurangan vitamin jenis ini juga berkaitan dengan penyakit otak tertentu. Menurut NIH, kekurangan vitamin B12 yang cukup lama bisa menyebabkan demensia.

Orang yang menderita demensia sering kali memiliki kadar homosistein yang tinggi dalam darahnya. Vitamin B12 ini bisa menurunkan kadar homosistein karena saling berhubungan.

Demensia adalah penyakit yang memengaruhi otak, umumnya berupa lazheimer. Kondisi ini disebabkan oleh sel saraf di dalam otak yang rusak sehingga mengacaukan cara otak menafsirkan pesan.

Ilustrasi vitamin dan mineral. (Shutterstock)
Ilustrasi vitamin dan mineral. (Shutterstock)

Orang dengan demensia mungkin kesulitan mendapatkan informasi baru sehingga terlihat pelupa. Tanda lain dari penyakit otak termasuk penurunan fungsi kognitif.

Kondisi itu bisa digambarkan dengan kebiasaan bangun di malam hari untuk berangkat kerja. Meskipun mereka sudah pensiun dan tidak pernah menjalani shift malam.

Namun, NIH tidak menyebutkan kekurangan vitamin B12 sebagai faktor risiko pengembangan penyakit. NIH hanya mencatat kondisi kesehatan tertentu bisa meningkatkan kemungkinann seseorang terkena demensia.

Kondisi ini juga bisa dipicu oleh diabetes, tekanan darah tinggi dan diperparah dengan kelebihan berat badan.

Baca Juga: Dokter Spanyol Sebut Benjolan di Lidah Bisa Jadi Tanda Infeksi Covid-19

Sedangkan, gejala lain kekurangan vitamin B12 termasuk mati rasa di tangan dan kaki, masalah keseimbangan, depresi, kebingungan dan nyeri pada mulut atau lidah.

Suplemen vitamin B12 adalah cara terbaik untuk mendapatkan tingkat vitamin B12 yang Anda butuhkan. Jika kadar vitamin B12 Anda sangat rendah, Anda mungkin akan diberi suntikan vitamin B12.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI