Mengenal 7 Jenis Pemeriksaan Jantung Saat Medical Check Up, Apa Aja?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 29 September 2020 | 17:45 WIB
Mengenal 7 Jenis Pemeriksaan Jantung Saat Medical Check Up, Apa Aja?
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Penyakit jantung dikenal sebagai penyakit tidak menular paling mematikan di dunia. 

Salah satu masalah jantung adalah gangguan irama jantung atau disebut juga aritmia, yang umumnya ditandai gejala berdebar, pusing, ingin pingsan, lemas, dan sesak napas.

Tapi tidak sedikit juga penderitanya yang tidak mengalami gejala apapun saat masih bergejala ringan. 

Maka sebagai deteksi dini, tindakan medical check up (MCU) adalah keharusan, ditambah pemeriksaan lanjutan.

"Siapa saja bisa berisiko terkena penyakit aritmia jantung ini, terutama pada mereka yang rentan dan sensitif terhadap zat yang terkandung dalam obat untuk mengobati batuk dan pilek, penderita hipertensi lama yang tidak terkontrol, orang pasca serangan jantung, dan penderita kelainan katup jantung," ujar Dokter Spesialis Jantung RS Premier Bintaro, dr. Febtusia Puspitasari SpJP, FIHA, melalui siaran pers Sequis Q Infinite MedCare Rider, Selasa (29/9/2020.

Ilustrasi penyakit jantung. (Shutterstock)

Berikut beberapa pemeriksaan jantung penunjang yang diperlukan:

  1. Elektrokardiografi, yaitu tindakan merekam listrik jantung untuk mendeteksi kelainan irama.
  2. Holter monitoring, yaitu perekaman listrik jantung terus menerus selama 24 jam atau lebih untuk mendeteksi aritmia.
  3. Ekokardiografi, yaitu pemeriksaan ultrasonografi (USG) jantung untuk mengetahui kelainan struktur dan fungsi katup dan otot jantung serta mengukur kekuatan pompa jantung.
  4. Treadmill test atau exercise stres test yaitu uji latih jantung untuk menilai cukup atau tidaknya suplai darah dan oksigen ke otot jantung oleh arteri koroner serta menilai adakah kelainan irama jantung dan peningkatan tekanan darah yang terlampau cepat. 
  5. CT scan jantung, bertujuan untuk mendeteksi adanya penumpukan kalsium di arteri koroner serta menilai letak dan beratnya sumbatan di arteri koroner akibat plak aterosklerosis.
  6. MRI jantung juga bisa dilakukan untuk mengevaluasi struktur anatomi, ukuran ruang-ruang jantung, fungsi pergerakan, inflamasi atau peradangan pada otot jantung, pola aliran darah, pola dan distribusi jaringan parut/scar pada otot jantung.
  7. Kateterisasi jantung adalah pemeriksaan invasif untuk melihat letak penyempitan arteri jantung  dan beratnya sumbatan pada arteri jantung dengan memasukan selang kecil (kateter) ke pembuluh darah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Orang Perhatikan

Peringatan Serangan Jantung yang Jarang Orang Perhatikan

Health | Selasa, 29 September 2020 | 16:15 WIB

Wajib Tahu, Ini Beda Sesak Napas Pasien Covid-19 dan Penyakit Jantung

Wajib Tahu, Ini Beda Sesak Napas Pasien Covid-19 dan Penyakit Jantung

Health | Selasa, 29 September 2020 | 15:43 WIB

Pertolongan Pertama Serangan Jantung: Berikan Ruang dan Telepon IGD

Pertolongan Pertama Serangan Jantung: Berikan Ruang dan Telepon IGD

Health | Selasa, 29 September 2020 | 14:13 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×