Studi Temukan Bagaimana Kebiasaan Terbentuk & Bagaimana Mengubahnya

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Rabu, 30 September 2020 | 17:07 WIB
Studi Temukan Bagaimana Kebiasaan Terbentuk & Bagaimana Mengubahnya
Ilustrasi mengubah kebiasaan [shutterstock]

Suara.com - Sebuah penelitian menemukan apa yang terjadi pada otak ketika kita memiliki sebuah kebiasaan baru, yang melibatkan berbagai sel dan proses lain yang membantu memperkuat ritual harian kita menjadi rutinitas.

Studi Darmouth baru-baru ini menemukan bahwa wilayah otak dorsolateral striatum mengalami ledakan aktivitas singkat ketika kebiasaan baru terbentuk.

Menurut penelitian yang terbit dalam Journal of Neuroscience, hanya perlu setengah detik untuk ledakan ini terjadi. Ketika kebiasaan menjadi lebih kuat, ledakan aktivitas meningkat.

Para peneliti Dartmouth menemukan kebiasaan dapat dikontrol tergantung pada seberapa aktif striatum dorsolatera.

“Kekuatan aktivitas otak di wilayah ini menentukan apakah perilaku yang dilakukan akan menjadi kebiasaan atau tidak," kata penulis senior Kyle S. Smith, profesor dan ketua studi pascasarjana di departemen ilmu psikologi dan otak di Dartmouth, dilansir Inverse.

Kebiasaan menggigit pulpen. (Shutterstock)
Kebiasaan menggigit pulpen. (Shutterstock)

Namun, ketika Anda ingin mengubah suatu kebiasaan hanya diperlukan 'pengulangan', menurut peneliti dari Univeristas Warwick, Princeton, dan Brown.

Penulis penelitian membuat model menggunakan tikus digital yang menunjukkan pembentukan kebiasaan lebih bergantung pada seberapa sering dilakukannya tindakan tersebut, daripada seberapa besar kepuasaan setelah melakukannya.

"Psikolog mencoba untuk memahami apa yang mendorong kebiasaan kita, selama lebih dari seabad, dan salah satu pertanyaan berulangnya adalah seberapa banyak kebiasaan merupakan produk dari apa yang kita inginkan, versus, apa yang kita lakukan," jelas rekan penulis studi Dr. Amitai Shenhav, asisten profesor di departemen Ilmu Kognitif, Linguistik, dan Psikologi Universitas Brown.

"Studi kami membantu menjawabnya dengan menunjukkan bahwa kebiasaan itu sendiri adalah produk dari tindakan kita sebelumnya, tetapi dalam situasi tertentu, kebiasaan tersebut dapat digantikan oleh keinginan kita untuk mendapatkan hasil terbaik," sambungnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Unik Chrisye Dibongkar Para Sahabat

Kebiasaan Unik Chrisye Dibongkar Para Sahabat

Entertainment | Selasa, 29 September 2020 | 07:15 WIB

GenBI Sulsel Gelar Webinar di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

GenBI Sulsel Gelar Webinar di Era Adaptasi Kebiasaan Baru

Sulsel | Senin, 28 September 2020 | 20:36 WIB

KKN Covid-19 Mahasiswa Unhas Ajak Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru

KKN Covid-19 Mahasiswa Unhas Ajak Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru

Sulsel | Jum'at, 25 September 2020 | 10:59 WIB

Terkini

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Mengenal Makna Spiritual Angka Jawa, Pengingat Bijak Bahwa Hidup Ada Batasnya

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:43 WIB

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

KPAI Soroti MBG Balita: Makanan Tersalurkan Belum Tentu Masuk ke Tubuh Anak

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:41 WIB

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas

Kaltim | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Dari Ruang Operasi ke Kamar Tidur, Empat Dokter Australia Kembangkan Kasur Berbasis Riset

Health | Minggu, 27 September 2026 | 10:39 WIB

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

Semeru Erupsi 4 Kali pada Minggu Pagi, Warga Diminta Jauhi Sejumlah Zona Rawan

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:32 WIB

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Vasektomi Bukan Pengorbanan Pria, tapi Bentuk Berbagi Tanggung Jawab

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 10:30 WIB

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

71.744 Sekolah Ditargetkan Direvitalisasi pada 2027, Wilayah 3T Jadi Prioritas

News | Minggu, 27 September 2026 | 10:27 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Kualitas Udara Pekanbaru Membaik, Sejumlah Taman Kota Kembali Dibuka

Riau | Minggu, 27 September 2026 | 10:22 WIB

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

IHSG Anjlok Parah! Asing Bawa Kabur Rp559,16 Miliar dalam Sepekan

Bisnis | Minggu, 27 September 2026 | 10:14 WIB

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Resmi Dilantik, GEKRAFS Kota Cirebon Siapkan Etalase Digital dan Program Kreator Lokal

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 10:11 WIB

×