Dokter: Pasien Covid-19 Dapat Dinyatakan Sembuh Tanpa Perlu Tes Swab Ulang

Vania Rossa | Luthfi Khairul Fikri | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 05:38 WIB
Dokter: Pasien Covid-19 Dapat Dinyatakan Sembuh Tanpa Perlu Tes Swab Ulang
Ilustrasi pasien covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pasien Covid-19 saat ini dapat dinyatakan sembuh apabila telah menyelesaikan isolasi selama 10 hari dan bebas dari gejala selama 3 hari. Kebijakan ini sudah dikeluarkan WHO sejak Mei 2020.

Dan kini, Indonesia dalam kebijkan KEMENKES dan Protokol Penanggulangan COVID yang dibuat Perhimpunan Dokter Spesialis juga telah membuat kebijakan serupa.

Mengapa cukup 10 hari?

"Penelitian menunjukkan penularan antar manusia tertinggi pada 5 hari pasien memiliki gejala. Jadi setelah hari ke-7, virus yang dideteksi tidak aktif setelah dibiakkan di laboratorium. Ini sudah dibuktikan di penelitian-penelitian yang ada," tulis dokter spesialis paru (pulmonologist), dr. Jaka Pradipta, Sp.p., dalam thread di Twitter pribadinya, @jcowacko, Minggu (4/10/2020).

Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 413 Tahun 2020 revisi kelima terkait dengan pedoman penatalaksanaan pada penanggulangan kasus Covid-19 memastikan pasien positif tidak perlu menjalani tes swab ulang untuk evaluasi akhir status klinis pasien.

Menurutnya, keputusan baru ini dilakukan di Indonesia karena perlu mengumpulkan data dengan melakukan pemantauan situasi di setiap daerah, karena dikhawatirkan bila melakukan kesalahan bukannya menyembuhkan malah menambah penyebaran penyakit.

Kendati begitu, swab evaluasi dan isolasi lanjutan tetap disarankan pada pasien dengan derajat berat, kritis, dan imunitas rendah. Serta, yang dirawat dengan kondisi pemantauan khususnya di ICU.

Kata dia, pemeriksaan swab PCR itu adalah memeriksa RNA virus. Masalahnya, saat ini tidak ada yang tahu virus yang didapatkan di hidung dan tenggorokan itu virus hidup atau mati.

"Swab hidung dan tenggorokan itu memang bisa dinyatakan terus positif hingga 3 bulan lamanya, tapi pada dasarnya, virus itu tidak aktif dan hanya menempel di saluran hidung," jelas dia

Oleh karenanya, masyarakat diminta tidak memberikan stigma dan khawatir terhadap pasien Covid-19 OTG dan bergejala ringan yang dinyatakan sembuh tanpa menjalani swab test ulang.

Dr. Jaka menambahkan, bahkan jika pasien OTG dan bergejala ringan setelah 10 hari isolasi tanpa gejala pemburukan di tes PCR ulang dan hasilnya positif, yang bersangkutan tidak berpotensi menularkan ke orang lain.

"Pembahasan ini belum membahas masalah reinfeksi ya, namun secara penelitian gejalanya akan lebih ringan, makanya setelah sembuh tetap diimbau memakai masker dan hindari keramaian," tuturnya.

Sementara, untuk evaluasi kesembuhan setelah selesai isolasi maka harus pula dilakukan atas rekomendasi dokter dan dibuatkan surat pernyataan sehat untuk meyankinkan kondisi pasien. Intinya penilaian Covid-19 itu bukan hanya positif dan negatif semata.

"Jadi ini tips dari saya, minta surat keterangan selesai isolasi dan sembuh dari dokter, coba edukasi tempat kerja, lingkungan sekitar dengan menunjukkan peraturan terbaru tersebut," tulis dia.

Selain itu, secara fakta medis, faktor dukungan keluarga juga sangat berpengaruh. Masyarakat di sekitar jangan memberi stigma negatif, dan jangan khawatir kalau yang bersangkutan sudah lewat masa isolasi dan dinyatakan pulih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Data Covid-19 Jakarta Awal Bulan Oktober: 64 Ribu Sembuh, 13 Ribu Dirawat

Data Covid-19 Jakarta Awal Bulan Oktober: 64 Ribu Sembuh, 13 Ribu Dirawat

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 04:05 WIB

Harga Tes Swab Mahal, PAN: Harus Disubsidi Agar Terjangkau Masyarakat

Harga Tes Swab Mahal, PAN: Harus Disubsidi Agar Terjangkau Masyarakat

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 16:23 WIB

Marak Mafia Rumah Sakit Covidkan Pasien, Dimana Bareskrim Polri

Marak Mafia Rumah Sakit Covidkan Pasien, Dimana Bareskrim Polri

News | Sabtu, 03 Oktober 2020 | 13:55 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB