Organisasi Profesi Dokter Surati Menkes dan Berita Populer Lainnya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 05 Oktober 2020 | 20:06 WIB
Organisasi Profesi Dokter Surati Menkes dan Berita Populer Lainnya
Ilustrasi dokter.[Unsplash/Online Marketing]

Suara.com - Belasan organisasi profesi kedokteran baru-baru ini mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Mereka meminta Menkes Terawan untuk Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelayanan Radiologi Klinik segera dicabut.

Sementara itu, dokter belum lama ini juga menyebut bahwa pasien Covid-19 yang telah menjalani isolasi selama 10 hari tidak perlu diswab ulang. Dua berita tadi merupakan kabar terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini berita populer lainnya.

1. Organisasi Profesi Dokter Ramai-ramai Surati Menkes Terawan, Ada Apa?

ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]
ilustrasi dokter dan perawat [shutterstock]

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) bersama 15 organisasi profesi kedokteran di Indonesia meminta Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pelayanan Radiologi Klinik segera dicabut.

Permohonan permintaan pencabutan Permenkes yang disampaikan ke Menkes Terawan ini tercatat pada tertanggal 5 Oktober 2020, dan ditandatangani oleh masing-masing perhimpunan maupun kolegium dokter spesialis.

Baca selengkapnya

2. Dokter: Pasien Covid-19 Dapat Dinyatakan Sembuh Tanpa Perlu Tes Swab Ulang

Ilustrasi pasien covid-19. (Pexels/@cottonbro)
Ilustrasi pasien covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Pasien Covid-19 saat ini dapat dinyatakan sembuh apabila telah menyelesaikan isolasi selama 10 hari dan bebas dari gejala selama 3 hari. Kebijakan ini sudah dikeluarkan WHO sejak Mei 2020.

Dan kini, Indonesia dalam kebijkan KEMENKES dan Protokol Penanggulangan COVID yang dibuat Perhimpunan Dokter Spesialis juga telah membuat kebijakan serupa.

Baca selengkapnya

3. Psikolog Ungkap Kunci Kebahagiaan Anak Ada di Orangtua, Apa Maksudnya?

Anak bahagia bersama orangtuanya. (Shutterstock)
Anak bahagia bersama orangtuanya. (Shutterstock)

Anak yang bahagia memiliki banyak dampak positif bagi tumbuh kembangnya.

Psikolog mengatakan anak yang tumbuh dengan bahagia menjadi pribadi yang positif, lebih mudah berteman, kooperatif, spiritualitas, empati, berpikir positif, motivasi belajar, tumbuh bahagia, dan sehat mental.

Baca selengkapnya

4. Sakit Kanker dalam Satu Keluarga, Dokter Singgung Pola Hidup Tidak Sehat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Zona Merah, Kota Bandung Tingkatkan Level Kewaspadaan

Masuk Zona Merah, Kota Bandung Tingkatkan Level Kewaspadaan

Jabar | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:54 WIB

Ini Taksiran Harga Vaksin Covid-19 Buatan Bio Farma

Ini Taksiran Harga Vaksin Covid-19 Buatan Bio Farma

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:26 WIB

Studi Ungkap Sebab Mengapa Lebih Banyak Pria Meninggal Akibat Covid-19

Studi Ungkap Sebab Mengapa Lebih Banyak Pria Meninggal Akibat Covid-19

Health | Senin, 05 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB