Kurangi, 4 Makanan Ini Bisa Memicu Peradangan dalam Tubuh

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana
Kurangi, 4 Makanan Ini Bisa Memicu Peradangan dalam Tubuh
Ilustrasi makan burger

Beberapa makanan nyatanya bisa memicu peradangan di tubuh.

Suara.com - Pola hidup yang tak sehat, termasuk makanan bisa menyebabkan peradangan dalam tubuh. Saat mengalami peradangan, tubuh akan kehilangan kemampuannya dalam menangkal berbagai penyakit.

"Dalam peradangan kronis tubuh Anda kehilangan kekuatannya untuk melawan penyakit karena kekebalan Anda menurun drastis," kata Priya Palan, ahli diet di Zen Multispecialty Hospital, Mumbai.

Melansir dari Healthshots, berikut adalah beberapa makanan yang bisa memicu peradangan dalam tubuh, antara lain:

1. Makanan yang digoreng

Baca Juga: Resep Enak dan Gampang Buat Ayam Kecap Anti Gagal

Lemak trans adalah salah satu lemak paling tidak sehat. Sementara semua makanan yang digoreng mengandung lemak trans.

"Terlalu banyak mengonsumsi gorengan tidak hanya membuat Anda gemuk tetapi juga meningkatkan protein inflamasi yang disebut C-reactive protein (CRP) dalam tubuh Anda," kata Palan.

2. Alkohol

Kalori dalam alkohol tidak diserap dalam tubuh dan langsung menjadi lemak. Selain itu menurut Palan, alkohol juga berdampak langsung pada kesehatan hati.

3. Pizza dan Pasta

Baca Juga: Tips Memotong Bawang Agar Tak Mudah Keluar Air Mata

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Scientific American, karbohidrat olahan seperti roti, pasta, pizza, dan burger memiliki indeks glikemik yang sangat tinggi.

Mengonsumsi makanan-makanan tersebut dalam jumlah sedang memang tak masalah. Tetapi jika Anda alergi terhadap gluten atau makan terlalu banyak, maka akan meningkatkan produksi produk Advanced Glycation End (AGE) yang merangsang peradangan di tubuh.

4. Pemanis Buatan

Terlalu banyak pemanis buatan akan menyebabkan peradangan karena bisa mengacaukan mikrobioma dalam usus dengan mengganggu komposisi bakteri di usus.

"Pemanis buatan bisa menurunkan tingkat bakteri baik yang disebut Bacteroides. Ini adalah bakteri yang diketahui mengontrol aktivitas peradangan di tubuh Anda,” jelas Palan.

Peradangan dalam tubuh sendiri harus dikontrol karena menurut Hello Sehat, jika peradangan terjadi terlalu lama maka bisa memicu penyakit kronis seperti peradangan jantung, ginjal, kulit, tulang, paru-paru, dan lain sebagainya.