Tingkatkan Energi dan Konsentrasi, Coba Gunakan 4 Tanaman Herbal ini

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 06 Oktober 2020 | 09:14 WIB
Tingkatkan Energi dan Konsentrasi, Coba Gunakan 4 Tanaman Herbal ini
Ilustrasi ginseng. [Shutterstock]

Suara.com - Pola hidup sehat seperti tidur cukup atau makan makanan yang baik memang bisa meningkatkan energi dan menjaga kesehatan kognitif. Namun, suplemen atau nutrisi tambahan bisa membantu memaksimalkan peningkatan energi dan kognitif Anda.

Melansir dari Healthline, berikut adalah beberapa tanaman herbal yang bisa membantu meningkatkan energi dan kognitif, antara lain:

1. Ginseng

Ginseng adalah suplemen herbal yang terkenal dengan khasiat penambah energinya. Ginseng juga telah terbukti merangsang fungsi otak, meningkatkan stamina olahraga, dan kinerja mental.

Ginseng mengandung senyawa ginsenosides, eleutherosides, dan ciwujianosides yang mampu memberi efek peningkatan kinerja dan energi. Pada berbagai penelitian, ginseng sendiri telah terbukti meningkatkan kinerja fisik pada orang yang tidak banyak bergerak.

Ginseng juga menawarkan sifat anti-kelelahan dan meningkatkan kewaspadaan atau konsentrasi.

2. Sage

Penelitian menunjukkan bahwa sage memiliki efek peningkatan kognitif pada orang dewasa. Sage memiliki senyawa tanaman yang kuat seperti luteolin, asam rosmarinic, kamper, quercetin, dan apigenin yang memberikan khasiat obat herbal.

Ketika digunakan sebagai suplemen, sage terbukti meningkatkan suasana hati, kewaspadaan, perhatian, memori, dan ingatan pada orang dewasa muda dan tua yang sehat.

Menariknya, sage juga bertindak sebagai penghambat asetilkolinesterase (AChE). AChE adalah enzim yang memecah asetilkolin, neurotransmitter yang berperan penting dalam fungsi otak, termasuk memori, perhatian, dan motivasi.

3. Peppermint

Hanya dengan menghirup aroma minyak esensial peppermint dapat membantu meningkatkan energi, suasana hati, kinerja atletik, dan kewaspadaan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa menghirup minyak esensial peppermint mengurangi kelelahan, meningkatkan kewaspadaan, daya ingat, dan energi.

Satu studi pada 144 orang menemukan bahwa paparan aroma minyak esensial peppermint meningkatkan kewaspadaan dan daya ingat. Namun, Anda tidak boleh mengonsumsi minyak esensial karena bisa saja menjadi racun.

Minyak esensial (Shutterstock)
Minyak esensial (Shutterstock)

4. Rosemary

Seperti peppermint, aroma minyak esensial rosemary juga dapat membantu meningkatkan kinerja kognitif. Minyak esensial rosemary mengandung senyawa terpene yang jika dihirup dapat memengaruhi otak Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sehat dan Berkhasiat, 4 Minuman yang Tingkatkan Kemampuan Otak

Sehat dan Berkhasiat, 4 Minuman yang Tingkatkan Kemampuan Otak

Health | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 13:55 WIB

Lagi Bikin Video, Mahasiswi Ini Emosi Ada Kambing Hitam Lewat dan Berisik

Lagi Bikin Video, Mahasiswi Ini Emosi Ada Kambing Hitam Lewat dan Berisik

Jogja | Senin, 28 September 2020 | 14:35 WIB

Obat Herbal Ternyata Belum Tentu Ampuh Turunkan Kolesterol

Obat Herbal Ternyata Belum Tentu Ampuh Turunkan Kolesterol

Health | Sabtu, 26 September 2020 | 13:53 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB