5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 08 Oktober 2020 | 13:03 WIB
5 Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Suara.com - Kunyit kerap digunakan sebagai pewarna makanan atau minuman alami. Tapi tahu kah kalian kunyit berguna untuk kesehatan tubuh? Simak 5 manfaat kunyit untuk kesehatan ini.

Kunir atau kunyit termasuk salah satu tanaman rempah dan obat asli dari wilayah Asia Tenggara. Tanaman ini tersebar di daerah Malaysia, Indonesia, Australia bahkan Afrika.

Tanaman yang berwarna kuning jingga ini juga kerap dijadikan sebagai campuran minuman tradisional seperti jamu, karena memiliki khasiat yang baik untuk tubuh. Ternyata, kunyit memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Berikut ini manfaat kunyit untuk kesehatan.

1. Meredakan Peradangan

Manfaat kunyit yang pertama adalah meredakan peradangan. Kunyit mengandung zat aktif kurkumin yang berfungsi sebagai antioksidan sekaligus antiradang poten. Setidaknya, dalam satu sendok bubuk kunyit, terdapat 200 mg kurkumin.

Senyawa ini bekerja dengan cara memblokir sitokin dan enzim yang menyebabkan inflamasi pada tubuh. Selain itu, kurkumin juga berguna untuk mengurangi peradangan dengan cara meningkatkan produksi kortisol pada kelenjar adrenal.

2. Maag

Apakah Anda memiliki penyakit maag yang kerap kambuh? Jika ya, maka mulai sekarang biasakan untuk mengkonsumsi kunyit. Sebab, penelitian menyebut bahwa kurkumin mampu mengobati peradangan akibat luka dan melindungi dinding perut dari iritasi dengan cara meningkatkan jumlah produksi lendir di dinding lambung.

Itulah sebabnya, menyeduh teh kunyit mampu mengurangi gejala maag atau maag yang kembung. Karena kurkumin mampu mengendalikan produksi asam lambung yang berlebihan.

3. Mengatasi Perut Kembung

Sering buang gas atau kentut dan kembung berlebihan adalah tanda bahwa pencernaan Anda tidak dalam keadaan baik-baik saja.

Zat kurkumin pada kunyit juga ampuh untuk membantu otot organ pencernaan untuk bergerak lancar sekaligus mengurangi gas dalam perut.

4. Meredakan Nyeri Haid

Manfaat kunyit berikutnya sering dirasakan oleh wanita. Tentu para wanita pastilah sudah akrab dengan keberadaan jamu kunir asam yang dikonsumsi ketika sedang haid. Bukan hanya sekadar mitos nenek moyang, kunyit memang bermanfaat meredakan nyeri saat datang bulan.

Hal ini karena kandungan kurkumin kunyit berkhasiat meredakan nyeri alami sekaligus melemaskan otot kontraksi rahim yang menyebabkan perut kram. Selain itu, kurkumin juga mengurangi ion kalsium pada sel-sel epitel rahim, prostaglandin atau hormon penyebab rasa sakit saat haid.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mahasiswa PMM UMM Nogosari Bagikan Jamu Kunyit Asam ke Lansia

Mahasiswa PMM UMM Nogosari Bagikan Jamu Kunyit Asam ke Lansia

Your Say | Selasa, 06 Oktober 2020 | 13:45 WIB

Ingin Kontrol Gula Darah? Hindari 5 Minuman Ini

Ingin Kontrol Gula Darah? Hindari 5 Minuman Ini

Health | Selasa, 29 September 2020 | 14:42 WIB

Kebanyakan Konsumsi Boba, Gadis Ini Nyaris Lumpuh

Kebanyakan Konsumsi Boba, Gadis Ini Nyaris Lumpuh

Jogja | Senin, 28 September 2020 | 12:25 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB