Studi AS: Gejala Covid-19 Bisa Bertahan Lama pada Wanita Hamil

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:07 WIB
Studi AS: Gejala Covid-19 Bisa Bertahan Lama pada Wanita Hamil
Ilustrasi ibu hamil konsumsi obat. (shutterstock)

Suara.com - Sejak awal pandemi Covid-19, para peneliti berupaya menjawab pertanyaan tentang bagaimana infeksi virus corona memengaruhi wanita hamil.

Beberapa penelitian saat ini menunjukkan belum ada bukti bahwa wanita hamil berisiko tinggi terkena Covid-19 dibandingkan masyarakat umum.

Tetapi, pakar mengingatkan bahwa kehamilan dapat menekan sistem kekebalan, sehingga kemungkinan mereka akan mengalami komplikasi parah saat terinfeksi SARS-CoV-2.

Menambah informasi ini, sebuah penelitian terbaru dari University of California San Francisco di AS menunjukkan gejala Covid-19 pada wanita hamil bisa berlangsung dalam jangka panjang, yaitu selama dua bulan atau lebih.

Dalam studi yang diterbitkan dalam jurnal Obstetrics & Gynecology, tim peneliti menganalisis perjalanan klinis dari 594 wanita yang dites positif Covid-19 selama kehamilan.

Ilustrasi wanita hamil.[Pexels/Leah Kelley]
Ilustrasi wanita hamil.[Pexels/Leah Kelley]

Setengah dari peserta masih mengalami gejala setelah tiga minggu terinfeksi, dan 25 persen mengalami gejala setelah delapan minggu.

Peserta penelitian dinyatakan positif antara 22 Maret hingga 10 Juli dan memiliki usia rata-rata 31 tahun. Usia kehamilan peserta saat penelitian berlangsung sekitar 24 minggu.

Dilaporkan The Health Site, peneliti menemukan gejala awal paling umum pada kelompok tersebut adalah batuk, sakit tenggorokan, nyeri tubuh, dan demam.

Namun, peneliti mengatakan bahwa ada beberapa gejala yang tumpang tindih, yang artinya gejala seperti kondisi kesehatan lain, misalnya mual, kelelahan, dan hidung tersumbat.

Temuan mereka juga menunjukkan gejala pertama dan utama Covid-19 adalah batuk (20 persen), sakit tenggorokan (16 persen), nyeri badan (12 persen), dan demam (12 persen).

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi ibu hamil sakit (Foto: Shutterstock)

Sedangkan enam persen wanita hamil lainnya juga mengalami hilangnya indra penciuman dan perasa, berbarengan dengan sesak napas, pilek, bersin, mual, sakit tenggorokan, muntah, diare, atau pusing.

Peneliti mencatat waktu rata-rata gejala sembuh adalah 37 hari.

Peneliti berharap hasil penelitian ini dapat membantu orang hamil dan dokternya lebih memahami apa dampak kemungkinan dari infeksi Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuti Haid dan Hamil dalam Omnibus Law Cipta Kerja Dihapus Atau Tidak?

Cuti Haid dan Hamil dalam Omnibus Law Cipta Kerja Dihapus Atau Tidak?

News | Kamis, 08 Oktober 2020 | 15:53 WIB

Tak Mau USG Saat Hamil, Ini Risiko Kesehatan yang Bisa Muncul

Tak Mau USG Saat Hamil, Ini Risiko Kesehatan yang Bisa Muncul

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:09 WIB

Telemedis Bisa Bantu Ibu Hamil Saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Telemedis Bisa Bantu Ibu Hamil Saat Pandemi, Bagaimana Caranya?

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 22:29 WIB

Terkini

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Geger Hantavirus Menyebar di Kapal Pesiar, Tiga Orang Dilaporkan Meninggal Dunia

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:17 WIB