Array

Salah Satu Telinga Mendadak Tuli, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Covid-19

Minggu, 11 Oktober 2020 | 10:00 WIB
Salah Satu Telinga Mendadak Tuli, Ternyata Wanita Ini Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi perempuan tuli. [Shutterstock/Syda Productions]

Suara.com - Virus corona memengaruhi setiap orang dengan cara yang berbeda. Beberapa bisa mengalami demam, batuk, dan kehilangan bau, tapi ada juga yang tidak mengalami itu semua sama sekali.

Pada Meredith Harrel, virus corona juga tidak menyebabkan masalah-masalah tersebut. Ia justru kehilangan salah satu kemampuan indra pendengarnya secara tiba-tiba.

Hal ini terjadi pada Juli lalu ketika Harrel sedang berjalan di halaman belakang rumahnya. Telinga kanannya tiba-tiba mulai berdering dan ia tidak bisa mendengar apapun.

Seminggu setelah insiden itu, Harrel dites virus corona dan hasilnya positif, lapor CNN.

Meski tidak pernah mengalami gejala lain, atau merasa sakit, seorang ahli otologi menjelaskan bahwa kemungkinan besar penyebab kondisi Harrel disebabkan oleh virus.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Hal ini juga terjadi pada infeksi virus campak gondok, dan meningitis, yang terkadang menyebabkan gangguan pendengaran mendadak.

"Kami semakin sering mendengar bahwa orang mengalami gangguan pendengaran sebagai bagian dari infeksi Covid," kata Dr. Matthew Stewart, profesor otolaringologi di Johns Hopkins Medicine.

Tidak ada statistik tentang seberapa umum orang yang pernah menderita Covid-19 mengalami gangguan pendengaran, tetapi beberapa penelitian kecil menunjukkan adanya kemungkinan hubungan.

Sebuah studi yang dilakukan di Manchester, Inggris, pernah membuktikan hal ini. Dari 138 pasien dalam penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Audiology, 13 persen menjawab pernah mengalami perubahan pendengaran atau telinga berdenging.

Baca Juga: CDC AS Memasukkan Obesitas sebagai Faktor Risiko Tinggi Infeksi Covid-19

Stewart mengatakan bahwa virus corona dapat menyebabkan pembekuan darah, dan menurutnya itu bisa terjadi di pembuluh darah terkecil di telinga bagian dalam.

Kevin Munro, seorang ilmuwan audiologi yang ikut menulis penelitian di Manchester, mengatakan menurutnya teori itu masuk akal.

Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]
Ilustrasi penularan virus corona. [Shutterstock]

"Pembuluh kapiler di telinga bagian dalam adalah yang terkecil di tubuh manusia, jadi tidak perlu banyak waktu untuk memblokirnya," jelas Munro.

Munro dan Stewart mengatakan pengobatan untuk masalah ini adalah steroid oral dosis tinggi.

Namun, obat tersebut justru tidak efektif pada Harrel. Dokter yang menanganginya mengatakan kemungkinan pendengaran Harrel ini tidak akan kembali.

Suami dan anak-anak Harrel juga positif Covid-19, yang mengalami sesak di dada selama beberapa hari, dan anaknya, usia 9 dan 10 tahun, tidka mengalami gejala apapun/

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI