alexametrics

Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya

Rauhanda Riyantama | Fita Nofiana
Berat Badan Naik Sementara Selama Menstruasi, Kenali 3 Penyebabnya
Ilustrasi perempuan sedang alami menstruasi. [shutterstock]

Selama menstruasi, berat badan bisa naik sementara karena dipicu berbagai faktor.

Suara.com - Mungkin Anda sering kali merasa berat badan meningkat selama menstruasi. Hal tersebut bisa saja disebabkan karena retensi air yang terjadi dalam tubuh selama periode menstruasi Anda.

Untungnya kenaikan berat badan selama menstruasi terjadi sementara, namun bisa jadi kondisi rutin yang terjadi setiap menstruasi.

Menurut Dokter Swati Gaikwad, konsultan kebidanan dan ginekolog, Motherhood Hospital, Pune, mengalami kenaikan berat badan secara tiba-tiba selama siklus menstruasi adalah hal yang wajar. "Fluktuasi berat badan 0,5 hingga 2 kg bisa terlihat selama periode menstruasi", kata dokter Gaikwad.

Melansir dari Healthshots, dokter Gaikwad menunjukkan bahwa setidaknya ada empat alasan utama mengapa kenaikan berat badan selama mentruasi bisa terjadi, antara lain:

Baca Juga: 5 Jenis Sayuran yang Wajib Ada di Piring Anda Saat Diet

1. Hormon

Saat menstruasi, hormon dalam tubuh bisa berubah-ubah terutama hormon progesteron. “Progesteron memberi Anda retensi air, biasa disebut kembung atau rasa penuh di paha. Hal ini menyebabkan kenaikan berat badan yang bukan disebabkan karena lemak ”, jelas dokter Gaikwad .

Fluktuasi hormon saat menstruasi juga menyebabkan perubahan suasana hati. Hal ini yang kemudian memengarhi keinginan untuk makan lebih banyak.

2. Sembelit

Saat menstruasi, perempuan juga sering kali mengalami sembelit. Hal ini juga disebabkan oleh perubahan horomon dalam tubuh.

Baca Juga: CDC: Semakin Tinggi BMI, Semakin Besar Pula Risiko Terinfeksi Virus Corona

“Karena progesteron dan hormon lainnya, usus masuk ke fase rileks. Karena itu, otot pencernaan Anda menjadi lebih lambat dan selanjutnya memperlambat seluruh proses pencernaan," kata dokter Gaikwad.

"Hal ini menyebabkan pembentukan gas dan terkadang sembelit sehingga fluktuasi berat badan juga dapat terlihat, ”jelasnya.

Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menstruasi. (Shutterstock)

3. Tubuh Kekurangan Magnesium

Magnesium adalah nutrisi yang sangat penting bagi tubuh karena mengatur tingkat hidrasi. Jika tubuh kekurangan magnesium, maka Anda cenderung mengidam gula.

Kadar magnesium yang lebih rendah menyebabkan dehidrasi, rasa lapar, hingga sedih.

“Tapi tidak perlu panik sama sekali karena ini hanya akan berlangsung selama seminggu atau lebih. Hari kelima dan seterusnya kembung dan retensi air akan hilang sama sekali. Yang tersisa adalah penambahan lemak karena makan berlebihan dan terlalu banyak berpikir ”, kata Dr Gaikwad.

Untuk menghindari kenaikan berat badan selama menstruasi, dokter Gaikward menyarankan agar makan makanan berserat tinggi dan tetap berolahraga.

Komentar