Berpengaruh pada Otak, Hindari Memencet Jerawat di Area Hidung dan Mulut

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 12 Oktober 2020 | 09:11 WIB
Berpengaruh pada Otak, Hindari Memencet Jerawat di Area Hidung dan Mulut
Ilustrasi memencet jerawat di hidung

Suara.com - Memencet jerawat di bagian wajah manapun memang seharusnya tidak dilakukan. Tapi memencet jerawat di area segitiga wajah bukan hanya tidak direkomendasikan, melainkan pula dilarang karena bisa berefek pada kesehatan.

Melansir dari Health, area segitiga wajah adalah area yang menghubungkan hidung pada sudut bibir. Jadi area ini adalah dari ujung hidung di antara mata, membentuk segitiga pada kedua sudut bibir.

Untuk lebih jelas melihat area segitiga di wajah Anda, maka cobalah menghubungkan ujung ibu jari Anda, lalu ujung jari telunjuk untuk membuat bentuk segitiga. Kemudian segitiga jari ditempatkan pada wajah di mana sudut segitiga berada di pangkal hidung dan alas segitiga berada pada satu sudut mulut.

"Area wajah yang menghubungkan hidung ke sudut mulut dianggap sebagai area wajah yang sangat berbahaya karena hubungan mereka yang dekat dengan otak," kta Joshua Zeichner, MD, seorang dokter kulit di Mount Sinai di New York kepada Health.

Dengan posisinya yang dekat dengan otak, maka Anda tidak boleh menganggap enteng memencet jerawat di area tersebut.

"Sinus kavernosus adalah nama dari vena besar yang mengalirkan darah ke otak, menciptakan koneksi dari luar ke dalam," kata Dr. Zeichner. Dengan kata lain, infeksi pada jerawat di hidung memiliki jalur yang jelas ke otak.

"Oleh karena itu infeksi apapun di area itu berisiko sedikit lebih tinggi,” kata Alok Vij, MD, seorang dokter kulit di Klinik Cleveland pada Health.

"Jika timbul jerawat dan infeksi berkembang, skenario terburuknya adalah infeksi menyebar dari kulit melalui sinus ini dan berpotensi menginfeksi otak, bahkan menyebar melalui aliran darah ke seluruh tubuh," ungkap Dr. Zeichner.

Oleh karena itu menurut Dokter Vij, memencet atau menggaruk jerawat di area tersebut tidaklah bijaksana, begitupun dengan mencabut bulu hidung pakai cara yang tidak aman.

"Salah satu tindakan ini dapat memungkinkan bakteri memasuki area wajah yang berisiko tersebut. Alasan lain untuk menjauhkan tangan Anda dari daerah tersebut adalah karena kemungkinan besar terdapat bekas luka," kata Dr. Vij.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Finlandia: Perokok 3 Kali Lebih Berisiko Alami Pendarahan Otak

Studi Finlandia: Perokok 3 Kali Lebih Berisiko Alami Pendarahan Otak

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 16:02 WIB

Kata Dokter, Alergi Bisa Sebabkan Penurunan Kecerdasan Pada Anak

Kata Dokter, Alergi Bisa Sebabkan Penurunan Kecerdasan Pada Anak

Health | Kamis, 08 Oktober 2020 | 06:45 WIB

Setelah Puluhan Tahun, Ilmuwan Temukan Kemungkinan Penyebab Hidrosefalus

Setelah Puluhan Tahun, Ilmuwan Temukan Kemungkinan Penyebab Hidrosefalus

Health | Rabu, 07 Oktober 2020 | 19:00 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB