Tak Perlu Khawatir, Penderita PCOS Memiliki Kemungkinan Hamil!

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:16 WIB
Tak Perlu Khawatir, Penderita PCOS Memiliki Kemungkinan Hamil!
Ilustrasi penderita PCOS konsultasi kehamilan (Shutterstock)

Suara.com - Sindrom polikistik ovarium atau polycystic ovary syndrome (PCOS) merupakan gangguan hormon yang umum diderita perempuan di usia subur dan penyebab terganggunya siklus menstruasi.

Selain itu, PCOS juga dapat penyebab paling umum dari ketidaksuburan pada perempuan.

Dilansir Insider, kehamilan pada penderita PCOS bukanlah hal mustahil dan dengan pendekatan yang tepat, peluangnya mungkin cukup bagus.

Namun, penderita PCOS cenderung mengalami komplikasi tertentu selama kehamilan, salah satunya diabetes gestasional.

"Mereka juga berisiko lebih tinggi mengalami gangguan hipertensi dalam kehamilannya," kata Nanette Santoro, MD, Ketua Obstetri dan Ginekologi E. Stewart Taylor di Fakultas Kedokteran Universitas Colorado.

Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)
Ilustrasi tes kehamilan. (Shutterstock)

Terlepas dari komplikasinya, ada tiga cara umum penderita PCOS dapat meningkatkan peluang mereka untuk hamil:

Menurunkan berat badan yang berlebih

Santoro biasanya menyarankan pasiennya dengan PCOS untuk menurunkan berat badan terlebih dahulu jika berat badan mereka lebih dari beberapa kilogram.

Hal ini mengacu pada sebuah studi yang menunjukkan bahwa penurunan, minimal, lima persen dari total berat badan dapat membantu beberapa perempuan mulai berovulasi lagi.

baca juga

Konsumsi obat

Dokter mungkin akan meresepkan obat untuk merangsang ovulasi.

"Biasanya, saya langsung beralih dari pil ke obat untuk membantu mereka berovulasi," jelas Richard Legro, MD, Profesor Obstetri dan Ginekologi dan Ilmu Kesehatan Masyarakat di Penn State College of Medicine dan Penn State Health.

Clomiphene citrate (Clomid) dan letrozole (Femara) sering digunakan untuk merangsang ovulasi dan cukup berhasil.

Metode bayi tabung atau IVF

Jika obat tidak berhasil, masih ada pilihan metode bayi tabung atau in vitro fertilization (IVF). Tehnik ini melibatkan pengambilan sel telur dari ovarium, dibuahi oleh sperma di laboratorium.

Jika berkembang dengan baik, calon janin akan dipindahkan ke rahim sang perempuan.

"Untungnya, karena penderita PCOS memiliki banyak sekali telur dan folikel, perawatan kesuburan modern biasanya sangat berhasil dan seringkali bisa sangat sederhana," kata Dr. Santoro.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Metode Baru, Ibu Bisa Kembali Jalan Dua Jam Setelah Operasi Sesar

Metode Baru, Ibu Bisa Kembali Jalan Dua Jam Setelah Operasi Sesar

Health | Kamis, 15 Oktober 2020 | 01:05 WIB

Cegah Covid-19, Ibu Hamil Disarankan Tidak Keluar Rumah Tanpa Keperluan

Cegah Covid-19, Ibu Hamil Disarankan Tidak Keluar Rumah Tanpa Keperluan

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Bolehkah Pasien PCOS untuk Diet? Ini Kata Ahli Gizi

Bolehkah Pasien PCOS untuk Diet? Ini Kata Ahli Gizi

Health | Rabu, 14 Oktober 2020 | 17:05 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×