Negatif Covid-19, Gadis 13 Tahun Menginfeksi Sebelas Anggota Keluarga

Yasinta Rahmawati

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 09:30 WIB
Negatif Covid-19, Gadis 13 Tahun Menginfeksi Sebelas Anggota Keluarga
Pertemuan keluarga memiliki risiko penularan virus corona. (Shutterstock)

Suara.com - Virus corona Covid-19 bisa ditularkan oleh mereka yang memiliki gejala maupun yang tidak, baik orang dewasa hingga anak-anak dan remaja pun punya potensi menularkan. Minggu lalu, dilaporkan gadis 13 tahun menularkan virus corona pada sebelas anggota keluarga lain selama liburan keluarga.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS menjelaskan gadis itu, yang dikenal sebagai pasien indeks, atau pasien yang memulai wabah, awalnya terpapar Covid-19 saat jauh dari rumah pada bulan Juni.

Dilansir dari Health, ia lalu dites empat hari setelah terpapar virus dengan tes antigen cepat saat pulang ke rumah. Pada saat tes, gadis itu tidak menunjukkan gejala, dan tes antigen menunjukkan negatif Covid-19.

Namun dua hari setelah tes, gadis itu mulai mengalami hidung tersumbat, yang menjadi salah satu geala Covid-19. Pada hari yang sama, dia juga melakukan perjalanan bersama empat anggota keluarga dekatnya, yakni orang tua dan dua saudara laki-lakinya ke acara kumpul keluarga dengan 15 kerabat lainnya.

Secara total, ada 20 anggota keluarga dari lima rumah tangga berbeda dari empat negara bagian menghadiri pertemuan tersebut, dengan rentang usia 9 hingga 72 tahun.

Ilustrasi remaja. (Shutterstock)

Sebanyak 14 anggota kelurga termasuk sang gadis, tinggal di rumah yang sama selama delapan sampai 25 hari. Selama itu, mereka tidak menerapkan protokol kesehatan seperti jaga jarak atau memakai masker wajah.

Dilaporkan anggota keluarga tambahan sempat berkunjung pada dua kesempatan terpisah, Tapi mereka tetap menjaga jarak fisik dengan tetap berada di luar rumah, meski tidak mengenakan masker.

Di antara 14 anggota keluarga yang tinggal serumah, 12 anggota keluarga termasuk sang gadis 13 tahun itu mengalami gejala dan akhirnya ditemukan positif Covid-19.

Dua dari anggota keluarga yang mengidap Covid-19 mencari pertolongan medis, untungnya keduanya sembuh.

Sedangkan enam anggota keluarga tambahan yang tinggal di tempat lain dan mempraktikkan jarak fisik tidak menunjukkan gejala dan dinyatakan negatif Covid-19.

Ini bukan pertama kalinya pertemuan besar dengan keluarga atau teman berubah menjadi klaster Covid-19.

Pada bulan Juni, CDC melaporkan 18 anggota keluarga Texas dinyatakan positif Covid-19 setelah menghadiri pesta kejutan yang berlangsung "hanya beberapa jam".

Ada pula kasus sekelompok 16 teman dinyatakan positif Covid-19 setelah keluar malam di sebuah pub di Florida, juga pada bulan Juni.

CDC mengatakan wabah Covid-19 yang menyerang satu keluarga membawa catatan penting, bahwa anak-anak dan remaja benar-benar dapat menularkan Covid-19 ke anggota keluarga lain di rumah, meski hanya menunjukkan gejala ringan.

Selain itu, terbukti penerapan jarak fisik bekerja baik untuk membantu menghentikan penyebaran virus. Sehingga CDC menegaskan bahwa jarak fisik, penggunaan masker, dan kebersihan tangan benar-benar mengurangi risiko penularan.

Kemudian, pertemuan keluarga atau kecil pun harus dihindari ketika jarak fisik dan penggunaan masker wajah tidak bisa diterapkan.

Laporan ini juga mengonfirmasi bahwa tidak semua tes Covid-19 dibuat sama. Gadis berusia 13 tahun itu, misalnya, menjalani tes antigen cepat saat ia masih asimtomatik. CDC mengatakan tes antigen, bagaimanapun, dimaksudkan untuk digunakan dalam lima hari pertama gejala.

Tes antigen cepat tersebut juga memiliki sensitivitas yang lebih rendah, dibandingkan dengan pengujian reverse transcription-polymerase chain reaction (RT-PCR) standar. Oleh karena itu, tes antigen negatif harus dikonfirmasikan dengan tes RT-PCR untuk mereka yang mungkin mengalami infeksi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gercep! Tanggapi Perpres, Pemkab Tangerang Siap Pengadaan Vaksin Covid-19

Gercep! Tanggapi Perpres, Pemkab Tangerang Siap Pengadaan Vaksin Covid-19

Banten | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 08:54 WIB

Positif Covid-19, Valentino Rossi: Aku Sedih dan Marah

Positif Covid-19, Valentino Rossi: Aku Sedih dan Marah

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 08:15 WIB

Valentino Rossi Positif Covid-19, Jorge Lorenzo Bisa Balap di MotoGP Lagi

Valentino Rossi Positif Covid-19, Jorge Lorenzo Bisa Balap di MotoGP Lagi

Jabar | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 08:05 WIB

Terkini

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB