Peneliti AS Temukan Virus Corona Baru pada Babi dan Berisiko Menular!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 14:46 WIB
Peneliti AS Temukan Virus Corona Baru pada Babi dan Berisiko Menular!
Ilustrasi babi. (shutterstock)

Suara.com - Sebuah studi baru memeringatkan adanya jenis virus corona baru yang ditemukan pada hewan babi. Ini diduga berpotensi menyebar ke manusia.

Strain itu dikenal sebagai virus corona sindrom diare akut (SADS-CoV), yang pertama kali muncul tahun 2016 dan telah mendatangkan malapetaka pada industri daging babi.

Sama seperti namanya, jenis virus corona baru ini menyebabkan diare, muntah parah serta mematikan bagi anak babi yang masih kecil.

Kini, peneliti dari University of North Carolina di Chapel Hill mengatakan bahwa virus itu berpotensi untuk bereplikasi pada manusia.

Dalam studi tersebut, para peneliti menguji beberapa jenis sel manusia yang terinfeksi dengan bentuk sintetis SADS-CoV.

Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)
Ilustrasi Virus Corona (Unsplash/CDC)

Hasil tes menunjukkan bahwa berbagai sel manusia rentan terhadap infeksi, termasuk sel hati dan usus, serta sel saluran napas.

"SADS-CoV berasal dari virus corona kelelawar yang disebut HKU2, yang merupakan kelompok virus heterogen dengan distribusi di seluruh dunia," kata Caitlin Edwards yang mengerjakan studi tersebut dikutip dari Mirror UK.

Menurut Caitlin, tidak mungkin untuk memprediksi virus ini atau strain kelelawar HKU2 yang berkerabat dekat bisa muncul dan menginfeksi populasi manusia.

Tapi, berbagai SADS-CoV ini mampu bereplikasi di paru-paru dan sel enterik manusia primer. Kondisi ini menunjukkan potensi risiko kemunculan kasus di masa depan pada populasi manusia dan hewan.

baca juga

Berdasarkan temuan, para peneliti menguji obat antiviral remdesivir pada sel manusia yang terinfeksi. Beruntungnya, obat itu terbukti memperlambat penyebaran virus corona.

"Data yang menjanjikan dari uji coba remdesivir memberikan pilihan pengobatan potensial dalam kasus manusia. Kami merekomendasikan agar pekerja di peternakan dan industri daging babi terus dipantau guna mencegah penyebaran wabah SADS-CoV," jelas Caitlin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lockdown Bukan Langkah Utama, Cek 4 Strategi Penting Menangani Covid-19

Lockdown Bukan Langkah Utama, Cek 4 Strategi Penting Menangani Covid-19

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 10:30 WIB

Studi: Gejala Baru Pasien Covid-19 Bisa  Tidur 20 Jam

Studi: Gejala Baru Pasien Covid-19 Bisa Tidur 20 Jam

Health | Sabtu, 17 Oktober 2020 | 07:55 WIB

Hari Kelima PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.045 Kasus

Hari Kelima PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.045 Kasus

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 21:58 WIB

Terkini

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

WALHI Minta Presiden Perkuat Pengawasan Penanganan Karhutla

Video | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Prabowo Didukung Hampir Semua Partai di DPR, Pengamat Ingatkan Pentingnya Kontrol Publik

Prabowo Didukung Hampir Semua Partai di DPR, Pengamat Ingatkan Pentingnya Kontrol Publik

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Pangan Lokal Menjangkau Dunia, BRI Hadirkan Program Eksklusif Pangan Nusa Expo 2026

Pangan Lokal Menjangkau Dunia, BRI Hadirkan Program Eksklusif Pangan Nusa Expo 2026

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:41 WIB

Bukan Main! BRI Siapkan Reward Puluhan Juta Rupiah untuk Pelaku Usaha di TEI 2026

Bukan Main! BRI Siapkan Reward Puluhan Juta Rupiah untuk Pelaku Usaha di TEI 2026

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:35 WIB

Bukan Sekadar Asap Kiriman, 452 Hektare Lahan Palembang Terbakar di Tengah Ekspansi Properti

Bukan Sekadar Asap Kiriman, 452 Hektare Lahan Palembang Terbakar di Tengah Ekspansi Properti

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Sultan HB X Pertanyakan Mekanisme Gaji ASN Lewat Kopdes Merah Putih

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Sering Alami Kedutan Kelopak Mata Kiri Atas? Ini Artinya Menurut Medis

Sering Alami Kedutan Kelopak Mata Kiri Atas? Ini Artinya Menurut Medis

Lifestyle | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:15 WIB

BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor

BGN Usut Kasus Dugaan Penganiayaan KPPG Bogor

Jabar | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Rangkuman Kericuhan Demo Karhutla Sumsel: Ormas Berbaju Hitam, 2 Jurnalis Dianiaya, 2 Tersangka

Rangkuman Kericuhan Demo Karhutla Sumsel: Ormas Berbaju Hitam, 2 Jurnalis Dianiaya, 2 Tersangka

Sumsel | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:09 WIB

'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic

'Beautiful Pain': Kisah Perjuangan Perempuan yang Berani Keluar dari Pernikahan Toxic

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 20:07 WIB

×