Hari Kelima PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.045 Kasus

Dwi Bowo Raharjo | Fakhri Fuadi Muflih | Suara.com

Jum'at, 16 Oktober 2020 | 21:58 WIB
Hari Kelima PSBB Transisi, Jumlah Positif Corona DKI Tambah 1.045 Kasus
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Jumlah akumulasi pasien positif terjangkit Covid-19 di Jakarta terus bertambah. Hingga Jumat (15/10/2020), bertepatan dengan hari kelima penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, ada 1.045 orang lagi yang dilaporkan terjangkit virus yang pertama kali ditemukan di China itu.

Angka pertambahan pasien corona sendiri sudah belakangan ini selalu berada di kisaran 1.000-1.300 orang dalam beberapa waktu terakhir.

Dengan demikian, total akumulasi seluruh pasien positif berjumlah 92.382 orang. Jumlah pasien ini tersebar dari seluruh wilayah ibu kota.

Data ini diketahui dari situs penyedia informasi seputar corona di DKI, corona.jakarta.go.id. Laman ini menginformasikan soal kasus corona di Jakarta mulai dari jumlah positif, menunggu hasil, hingga Kelurahan tempat pasien tinggal.

Berdasarkan laman tersebut, 76.956 orang dinyatakan sudah sembuh. Jumlahnya bertambah 982 orang sejak Rabu (14/10/2020).

Sementara, 2.008 orang lainnya secara akumulasi dinyatakan meninggal dunia sejak awal pandemi. Pasien wafat bertambah 24 orang sejak kemarin.

Selain itu, 2.920 orang masih dirawat di Rumah Sakit (RS) yang tersebar di Jakarta. Sisanya, 10.498 orang yang positif menjalani isolasi.

Dengan demikian, maka ada 13.418 kasus aktif corona di ibu kota yang masih dalam penanganan sampai sekarang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.698 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.558 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 911 positif dan 7.647 negatif.

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.045 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 134 kasus dari tanggal 13 dan 14 Oktober yang baru dilaporkan," ujar Dwi dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2020).

Sementara rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 104.783. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 71.968.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 10,6 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3 persen.

"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Bali 16 Oktober 2020: Kasus Positif Bertambah 92 Orang

Update Covid-19 Bali 16 Oktober 2020: Kasus Positif Bertambah 92 Orang

Bali | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 21:15 WIB

Yamaha Tak Berencana Cari Pengganti Valentino Rossi di GP Aragon

Yamaha Tak Berencana Cari Pengganti Valentino Rossi di GP Aragon

Sport | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:49 WIB

Vietnam Batal Gelar F1 2020

Vietnam Batal Gelar F1 2020

Otomotif | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:25 WIB

Untuk Pertama Kali, Ratusan Wisatawan di Sydney Tidak Diwajibkan Karantina

Untuk Pertama Kali, Ratusan Wisatawan di Sydney Tidak Diwajibkan Karantina

News | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:16 WIB

Kata IDI Soal Kasus Covid-19 Indonesia Peringkat Pertama di ASEAN

Kata IDI Soal Kasus Covid-19 Indonesia Peringkat Pertama di ASEAN

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2020 | 20:25 WIB

Terkini

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

Kisah Supriadi: Dulu Belajar Silvofishery ke Kalimantan, Kini Sukses Budidaya Nila di Lombok Timur

News | Sabtu, 11 April 2026 | 07:00 WIB

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:42 WIB

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:28 WIB

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:24 WIB

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum

News | Jum'at, 10 April 2026 | 21:21 WIB

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:53 WIB

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:47 WIB

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:27 WIB

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:15 WIB

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan

News | Jum'at, 10 April 2026 | 20:14 WIB