Array

Jangan Asal Kena Panas, Ini Lamanya Waktu yang Dibutuhkan untuk Berjemur

Senin, 19 Oktober 2020 | 13:25 WIB
Jangan Asal Kena Panas, Ini Lamanya Waktu yang Dibutuhkan untuk Berjemur
Ilustrasi berjemur (shutterstock)

Suara.com - Sinar matahari merupakan sumber vitamin D terbesar yang dibutuhkan oleh tubuh dalam jumlah tertentu untuk menjalankan fungsi berbeda.

Sayangnya, sebagian besar orang di seluruh dunia kekurangan vitamin D meskipun sinar matahari tersedia dalam jumlah melimpah.

Kondisi ini terjadi akibat kita tidak menghabiskan banyak waktu di bawah sinar matahari karena takut berjemur atau terbakar sinar matahari.

Selain itu dilansir dari Times of India, kita tidak bisa memperoleh nutrisi ini dengan cukup hanya dari mengonsumsi makanan. Jadi, kita perlu memahami lamanya waktu yang dibutuhkan untuk berjemur di bawah sinar matahari demi mendapatkan jumlah vitamin D yang maksimal.

Para peneliti di Solar Radiation Research Group di Polytechnic University of Valencia (UPV) telah melakukan studi terperinci untuk menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut.

Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)
Ilustrasi suplemen vitamin D. (Shutterstock)

Temuan penelitian ini dipublikasikan di jurnal Science of the Total Environment. Hasilnya, berdiri di bawah sinar matahari selama 10 hingga 20 menit sudah cukup di musim semi dan panas.

Tapi, Anda perlu menghabiskan waktu setidaknya 2 jam di bawah sinar matahari selama musim dingin untuk mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup.

Hal itu karena hanya 10 persen tubuh kita yang terpapar sinar matahari selama musim dingin. Jadi, tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan jumlah vitamin D yang cukup.

Sedangkan, sebanyak 25 persen tubuh kita terpapar sinar matahari selama musim panas. Oleh karena itu, tubuh hanya membutuhkan lebih sedikit waktu untuk menyerap nutrisi.

Baca Juga: CDC: Penularan Virus Corona Lebih Tinggi Selama Olahraga Dalam Ruangan!

Waktu terbaik berjemur di bawah sinar matahari untuk mendapatkan vitamin D yang maksimal, yakni antara jam 10 pagi sampai jam 3 sore.

Saat kulit kita terkena sinar matahari, hal ini akan membantu pembuatan vitamin D dari kolesterol. Nutrisi ini penting untuk penyerapan kalsium dan fosfat dalam tubuh.

Selain itu, vitamin D juga membantu menjaga gigi dan tulang lebih kuat. Perlu diketahui, kekurangan vitamin D bisa menyebabkan beberapa masalah kesehatan, seperti kehilangan kekuatan tulang, otot lemak, rakhitis dan osteoporosis.

Sayangnya, hanya sedikit produk makanan yang mengandung vitamin D dan itu pun jumlahnya kecil. Produk makanan ini termasuk produk susu, jamur dan beberapa sumber vitamin D lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI