Waspada Nyeri Leher selama WFH, Cegah dengan 4 Metode Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2020 | 07:50 WIB
Waspada Nyeri Leher selama WFH, Cegah dengan 4 Metode Ini
Ilustrasi perempuan bekerja. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi virus corona Covid-19 menyebabkan berbagai masalah kesehatan selain infeksi virus itu sendiri. Hal ini bisa disebabkan karena kurang bergerak, berada di rumah terus, bekerja di rumah hingga memandang layar gawai lebih lama.

Bekerja di rumah sendiri sering kali dikaitkan dengan badan pegal-pegal atau sakit punggung. Namun belakangan banyak yang mengalami nyeri  leher akibat penggunaan teknologi yang terlalu lama.

Namun melansir dari Healthline, masalah leher terutama selama pandemi bisa dicegah dengan berbagai cara, antara lain:

1. Atur Kembali Tempat Kerja

Perusahaan di Jepang pelihara kucing (Shutterstock)
Ilustrasi bekerja di rumah (Shutterstock)

Bekerja di rumah tentu berbeda dengan di kantor terutama karena perabot yang berbada. Hal ini yang membuat posisi tempat bekerja berpengaruh pada kenyamanan tubuh.

"Saya sering menasihati pasien saya tentang menyiapkan tempat kerja yang lebih tepat untuk menghindari cedera atau mengurangi rasa sakit mereka saat ini," kata Renee Enriquez, dokter dan asisten profesor untuk departemen pengobatan dan rehabilitasi fisik di UT Southwestern Medical Center.

2. Perhatikan Postur Tubuh

Matthew Cooper, DC, CCSP, chiropractor dan pendiri USA Sports Therapy menyarankan bahwa duduk dengan bahu menempel di punggung kursi dan meletakkan keyboard di pangkuan adalah posisi yang tak baik.

"Kebanyakan orang membungkuk di atas meja mereka untuk mengetik dan ini bagi saya, adalah penyebab utama masalah leher," kata Cooper.

3. Sesekali Istirahat

Beristirahatlah dari komputer setiap 30 menit hingga satu jam. "Selama istirahat ini, regangkan leher dan bahu. Kemudian, sering-seringlah beristirahat dan melakukan aktivitas lain dalam waktu tertentu," kata Cooper.

4. Lakukan Peregangan

Ilustrasi bekerja di rumah (Shutterstock)
Ilustrasi bekerja di rumah (Shutterstock)

Setiap jam, Cooper menyarankan untuk melakukan peregangan sesekali. Dalam hal ini, Anda bisa duduk tegak di ujung kursi dengan lengan terlentang di belakang tubuh.

Rapatkan bahu dengan telapak tangan menghadap ke atas. Tahan posisi ini selama 30 detik sambil menarik napas dalam. Lalu, ulangi tiga sampai empat kali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits: Nyeri Leher Bisa Jadi Gejala Covid-19, Bucin dari Kacamata Psikologi

Hits: Nyeri Leher Bisa Jadi Gejala Covid-19, Bucin dari Kacamata Psikologi

Health | Selasa, 16 Juni 2020 | 06:28 WIB

Waspada, Nyeri Leher Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Waspada, Nyeri Leher Bisa Jadi Gejala Virus Corona Covid-19

Health | Senin, 15 Juni 2020 | 19:50 WIB

Nyeri Leher Bisa Jadi Tanda Komplikasi Virus Corona Covid-19, ini Sebabnya!

Nyeri Leher Bisa Jadi Tanda Komplikasi Virus Corona Covid-19, ini Sebabnya!

Health | Selasa, 26 Mei 2020 | 09:17 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB