Anang Hermansyah Derita Maag Kronis, Ketahui 3 Penyebab Umumnya!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:08 WIB
Anang Hermansyah Derita Maag Kronis, Ketahui 3 Penyebab Umumnya!
Anang Hermansyah saat berkunjung ke Redaksi Suara.com, Jakarta Selatan, Rabu (4/10/2017) [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Penyanyi Anang Hermansyah, beberapa waktu lalu memeriksakan dirinya ke dokter akibat kakinya sakit. Setelah diperiksa, ternyata dokter mendeteksi penyakit lain yang lebih serius, yaitu masalah lambung kronis.

Sang istri, Ashanty, mengatakan bahwa penyakit suaminya itu disebabkan oleh maag. Membuat Anang harus menjalani endoskopi lambung atau operasi kecil.

"Kena maag, dan paling parah adalah kakinya sakit. Tapi kan lucu kita ngecek sakitnya tapi yang parah kronis itu lambungnya jadi mungkin harus diendoskopi, operasi kecil," jelas Ashanty, channel YouTube The Hermansyah A6.

Ashanty menduga maag kronis yang diderita sang suami akibat dari pola makan yang tidak teratur.

Maag kronis atau gastritis kronis merupakan gangguan pencernaan akibat peradangan dinding lambung yang muncul secara perlahan, menurut Alodokter.

Anang Hermansyah (Ismail/Suara.com)
Anang Hermansyah (Ismail/Suara.com)

Berdasarkan Medical News Today, ada banyak penyebab maag kronis. Tetapi sebagian besar berkaitan dengan salah satu dari penyebab berikut:

1. Infeksi bakteri Helicobacter pylori atau H.pylori

Infeksi bakteri H. pylori adalah penyebab gastritis tersering di seluruh dunia. Banyak orang pertama kali terinfeksi selama masa kanak-kanak, tetapi tidak semua orang mengalami gejala.

Peneliti menduga bakteri ini menyebar melalui makanan, air, saliva, dan cairan tubuh lainnya yang terinfeksi.

2. Kerusakan lapisan lambung

Kerusakan pada lapisan lambung dapat menyebabkan peradangan kronis. Penyebabnya termasuk:

  • penggunaan berlebihan atau jangka panjang obat antiinflamasi non steroid (NSAID), seperti ibuprofen dan naproxen
  • konsumsi alkohol yang berlebihan
  • stres kronis
  • cedera dan benturan
  • paparan radiasi
  • refluks empedu berulang dari usus kecil
  • penggunaan kokain

3. Kondisi autoimun

Pada orang dengan gastritis autoimun, sistem kekebalan mereka menyerang lapisan perut tanpa alasan yang jelas. Gastritis autoimun biasanya kronis tetapi tidak erosif.

Untuk beberapa orang, gastritis autoimun bisa berkaitan dengan infeksi H. pylori kronis atau parah.

Selain tiga penyebab berikut, penyakit crohn, sindrom iritasi usus, sarkoidosis, alergi makanan, hingga jenis infeksi jamur, bakteri, atau virus juga berpengaruh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ashanty Sebut Anang Hermansyah Menderita Maag Kronis, Apa Gejalanya?

Ashanty Sebut Anang Hermansyah Menderita Maag Kronis, Apa Gejalanya?

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 11:46 WIB

Anang Hermansyah akan Jalani Endoskopi Lambung, Apa Saja Persiapannya?

Anang Hermansyah akan Jalani Endoskopi Lambung, Apa Saja Persiapannya?

Health | Selasa, 20 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Kaki Anang Hermansyah Sakit, Saat ke RS Ditemukan Penyakit Lain yang Serius

Kaki Anang Hermansyah Sakit, Saat ke RS Ditemukan Penyakit Lain yang Serius

Entertainment | Selasa, 20 Oktober 2020 | 10:53 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB