Luncurkan Masker Kain, UNIQLO Klaim Mampu Proteksi Virus Hingga 99 Persen

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Oktober 2020 | 17:45 WIB
Luncurkan Masker Kain, UNIQLO Klaim Mampu Proteksi Virus Hingga 99 Persen
Masker kain UNIQLO. (Dok: UNIQLO)

Suara.com - Masker kain jadi solusi bagi masyarakat umum untuk mencegah paparan virus corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menganjurkan agar masker kain memiliki 3 lapisan agar lebih optimal dalam memproteksi virus dan bakteri. 

Pemerintah Indonesia melalui Badan Standardisasi Nasional (BSN) juga telah merumuskan aturan masker kain yang sesuai SNI. Salah satunya harus bernilai BFE (bacterial filtration efficiency) atau efisiensi filtrasi bakteri minimal sebesar 60 persen dan efisiensi filtrasi partikel yang juga dengan nilai minimum 60 persen.

"Untusebagai sarana pencegahan penularan COVID-19 menjadi optimal," kata dokter umum dr. Alfi Auliya Rachman dalam peluncuran masker AIRism dari UNIQLO, Rabu (21/10/2020).
 
Di tengah banyaknya pilihan masker kain di pasaran, UNIQLO sebagai brand fashion juga ikut meluncurkan masker kain. Tak tanggung-tanggung, merek asal Jepang itu bahkan mengklaim produk masker kainnya bisa memproteksi virus dan bakteri hingga 99 persen.

"AIRism sudah memenuhi standar tiga lapis. Struktur lapisan pertama berbahan AIRism. Lapisan kedua nano filter. Lapisan ketiga bahan AIRism lagi. Nano filter mampu menyaring bakteri hingga 99 persen, baik bakteri maupun partikel. Dan ini sudah diuji, kita lakukan di lab yang ada di Jepang," ucap Manager Marketing UNIQLO Indonesia Evy Christina. 

Ia menambahkan, masker AIRism terasa sangat lembut di kulit karena lapisan bagian dalam bebas dari kekakuan atau ketebalan yang biasanya dipakai pada masker non-woven atau katun. Struktur mesh atau jaring juga untuk memastikan agar masker tetap ringan dan memiliki sirkulasi udara yang baik. 

"Karena lapisan AIRism ringan, kita memaksimal proteksi tapi juga mengoptimalkan sirkulasi udara. Jadi gak pengap," katanya.

Meski memiliki tingkat proteksi tinggi, menurut Evy, perawatan masker AIRism sama seperti masker pada umumnya. Bisa dicuci secara manual maupun mesin cuci dan dengan detergen biasa. 

UNIQLO mengklaim, proteksi virus dan bakteri tidak akan berkurang hingga 20 kali dicuci dan dengan suhu 40 derajat. Namun setelah diuji kembali, tingkat proteksi akan berkurang sedikit setelah lebih dari 20 kali dicuci.

"Kita uji kembali dari 99 persen memang berkurang hingga 95 persen. Nano filter jadi 93 persen. Tapi batas minimum kan 60 persen jadi masih jauh dari batas minimum," ujar Evy.

Masker AIRism UNIQLO itu telah tersedia sejak September lalu dengan pilihan warna hitam dan putih. Mulai November mendatang, Evy menyampaikan akan tersedia warna abu-abu dan dengan tiga ukuran pilihan, small, medium, dan large.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidur Tingkatkan Imunitas, Bisakah Menangkal Virus Corona Covid-19?

Tidur Tingkatkan Imunitas, Bisakah Menangkal Virus Corona Covid-19?

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:44 WIB

Rawat Intensif 60 Hari, Pria Ini Meninggal Dunia akibat Long Covid-19

Rawat Intensif 60 Hari, Pria Ini Meninggal Dunia akibat Long Covid-19

Health | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:36 WIB

Pesta Pernikahan Berujung Petaka, 100 Orang Terinfeksi Virus Corona

Pesta Pernikahan Berujung Petaka, 100 Orang Terinfeksi Virus Corona

News | Rabu, 21 Oktober 2020 | 14:02 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB