Rusia hingga India, Simak 5 Negara Jagoan Pengembang Vaksin Covid-19

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 26 Oktober 2020 | 15:00 WIB
Rusia hingga India, Simak 5 Negara Jagoan Pengembang Vaksin Covid-19
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Hampir 10 bulan pandemi Covid-19 berlalu, banyak ilmuwan di berbagai negara yang mulai mengembangkan berbagai jenis vaksin Covid-19 potensial. Setidaknya ada 45 vaksin potensial yang diharapkan bisa membantu memerangi virus corona Covid-19.

Melansir dari Times of India, ada beberapa negara yang memimpin pengembangan vaksin Covid-19, antara lain:

1. Amerika Serikat

Amerika Serikat dengan usaha percepatan penanganan virus corona Covid-19 sejauh ini memiliki tiga kandidat vaksin potensial. Vaksin pertama yang melakukan uji coba fase III adalah vaksin dari Moderna Therapeutics Inc dengan vaksin teknologi mRNA terbarunya. Kemudian disusul oleh raksasa farmasi Pfizer juga sedang mengerjakan pembuatan vaksin dengan Jerman, BioNTech.

Kedua vaksin tersebut sedang dalam pengembangan fase III dengan potensi kemanjuran vaksin yang cukup efektif. Uji vaksin potensial lain juga sedang dilakukan Novavax.

2. Inggris

Program vaksin inggris menjadi yang pertama kali melakukan uji klinis. Vaksin mereka yang dibuat oleh Universitas Oxford-Astrazeneca, yakni AZD-1222 merupakan salah satu vaksin paling menjanjikan.

Studi awal membuktikan kemanjuran dan keamanannya.

3. China

China menjadi salah satu negara dengan pengembangan vaksin yang cukup masif. Negara tersebut kini telah memiliki lebih dari tujuh vaksin potensial.

Setidaknya 2 dari vaksin telah diberikan otorisasi penggunaan darurat. Studi terbaru juga mengklaim bahwa suntikan vaksin-vaksin tersebut aman dan efektif.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

4. Rusia

Vaksin Rusia mulanya menimbulkan banyak kontroversi karena digunakan sebelum pengujian selesai dilakukan. Namun vaksin potensial yang disebut dengan Sputnik V itu dinyatakan cukup aman dan belum mengembangkan efek samping parah.

5. India

India juga memiliki beberapa vaksin Covid-19 yang potensial, seperti Covaxin Bharat BioTech dan ZyCoV-D Zydus Cadila yang akan segera menuju pengujian fase III. Sementara 5 vaksin lainnya sedang dalam tahap preklinik dan tahap awal pengembangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar Minta Pemerintah Jangan Buru-buru Vaksinasi Covid-19 di 2020, Kenapa?

Pakar Minta Pemerintah Jangan Buru-buru Vaksinasi Covid-19 di 2020, Kenapa?

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 11:52 WIB

Sumsel Akan Terima 10 Juta Dosis Vaksin Covid 19 di Tahap Pertama

Sumsel Akan Terima 10 Juta Dosis Vaksin Covid 19 di Tahap Pertama

Sumsel | Senin, 26 Oktober 2020 | 09:43 WIB

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Sempat Tertunda, AstraZeneca Lanjutkan Uji Coba Vaksin Covid-19

Tekno | Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:30 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB