Feby Febiola Idap Kanker Ovarium Stadium IC, Apa Pilihan Pengobatannya?

Angga Roni Priambodo, Rosiana Chozanah

Senin, 26 Oktober 2020 | 20:07 WIB
Feby Febiola Idap Kanker Ovarium Stadium IC, Apa Pilihan Pengobatannya?
Feby Febiola. (YouTube/DanielManantaNetwork)

Suara.com - Artis cantik Feby Febiola mengumumkan kabar terbarunya di akun instagram pada Senin (26/10/2020). Istri Franky Sihombing ini mengatakan bahwa ia sedang menjalani kemoterapi terakhir.

"Today is my last chemo. Please pray for me (Hari ini adalah kemoterapi terakhirku. Tolong doakan saya)," tulis Feby.

Feby sudah menjalani kemoterapi kanker ovarium sejak beberapa bulan yang lalu. Pada Juli 2020 kemarin, ia sempat menjelaskan stadium kanker ovarium yang diidapnya.

"Sakitnya itu kanker ovarium stadium IC," ujarnya saat itu.

Umumnya, langkah pertama dalam mengobati sebagian besar stadium kanker ovarium adalah pembedahan untuk mengangkat dan menentukan stadium kanker, menurut American Cancer Society.

Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]
Unggahan Feby Febiola [Instagram/@febyfebiola_]

Perawatan awal untuk kanker ovarium stadium I adalah operasi pengangkatan tumor. Paling sering uterus, kedua saluran tuba, dan kedua ovarium diangkat (histerektomi dengan salpingo-ooforektomi bilateral).

Pengobatan setelah operasi tergantung pada sub-stadium kanker.

Untuk stadium IC (T1c, N0, M0), operasi standar untuk mengangkat kanker masih merupakan pengobatan pertama. Setelah operasi, kemo dianjurkan, biasanya 3 sampai 6 siklus pengobatan dengan carboplatin dan paclitaxel.

Kanker Ovarium Berulang

Kanker disebut kambuh jika muncul kembali setelah pengobatan. Kekambuhan dapat terjadi secara lokal (di atau dekat tempat yang sama) atau jauh (menyebar ke organ seperti paru-paru atau tulang).

Kebanyakan wanita dengan kanker ovarium berulang diobati dengan beberapa bentuk kemoterapi. Obat yang digunakan pun tergantung pada apa yang digunakan pertama kali dan seberapa baik kerjanya.

Feby Febiola usai menjalani operasi kista ovarium. [Instagram]
Feby Febiola usai menjalani operasi kista ovarium. [Instagram]

Semakin lama waktu yang dibutuhkan kanker untuk kembali setelah pengobatan, semakin baik kemungkinan kemo tambahan akan bekerja.

Jika sudah setidaknya 6 bulan sejak kemo, carboplatin dan paclitaxel sering digunakan (bahkan jika obat ini diberikan sebelumnya).

Apabila kanker muncul kembali dalam waktu kurang dari 6 bulan, obat kemo yang berbeda biasanya akan dicoba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Feby Febiola Idap Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada Gejala Ini

Feby Febiola Idap Kanker Ovarium, Wanita Perlu Waspada Gejala Ini

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 17:38 WIB

Idap Kanker Ovarium, Feby Febiola Minta Doa Jalani Kemoterapi Terakhir

Idap Kanker Ovarium, Feby Febiola Minta Doa Jalani Kemoterapi Terakhir

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2020 | 16:23 WIB

Idap Kanker, Feby Febiola Sering Diintimidasi

Idap Kanker, Feby Febiola Sering Diintimidasi

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2020 | 19:33 WIB

Terkini

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf

Health | Minggu, 31 Mei 2026 | 17:57 WIB

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB