Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Berolahraga Bisa Perlambat Sel Kanker

Angga Roni Priambodo | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 09:42 WIB
Tingkatkan Kekebalan Tubuh, Berolahraga Bisa Perlambat Sel Kanker
Ilustrasi olahraga (Pixabay/Klimkin)

Suara.com - Olahraga dapat meningkatkan metabolisme yang mampu menyerang sel kanker dalam tubuh. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal eLife mdnunjukkan bahwa olahraga mungkin menurunkan atau memperlambat sel kanker.

Melansir dari Healthshoots, para peneliti di Karolinska Institutet di Swedia menemukan bahwa aktivitas fisik mengubah metabolisme sel T sitotoksik sistem kekebalan dan meningkatkan kekebalan dalam menyerang sel kanker.

"Faktor biologi di balik efek positif olahraga dapat memberikan wawasan baru tentang bagaimana tubuh menjaga kesehatan dan membantu kami merancang dan meningkatkan perawatan melawan kanker," kata penulis penelitian, Randall Johnson.

Dalam studi terbaru, para peneliti memperluas hipotesis dari studi sebelumnya dengan memeriksa bagaimana sel T sitotoksik sistem kekebalan dalam menanggapi olahraga.

Untuk memeriksa bagaimana olahraga memengaruhi pertumbuhan kanker, mulanya para peneliti mengisolasi sel T, sampel darah dan jaringan setelah sesi olahraga pada hewan. Mereka juga mengukur tingkat metabolit umum yang diproduksi di otot dan diekskresikan ke plasma pada tingkat tinggi selama berolahraga.

Beberapa dari metabolit seperti laktat mengubah metabolisme sel T dan meningkatkan aktivitas metabolisme tersebut. Para peneliti juga menemukan bahwa sel T yang diisolasi dari hewan yang berolahraga atau dilatih menunjukkan perubahan metabolisme dibandingkan dengan sel T dari hewan yang jarang bergerak.

Kemudian para peneliti memeriksa bagaimana metabolit berubah sebagai respons terhadap olahraga pada manusia. Mereka mengambil sampel darah dari delapan pria sehat setelah 30 menit bersepeda intens dan memperhatikan metabolit yang diinduksi.

Situasi pandemi tidak menyurutkan kebutuhan berolahraga.
Ilustrasi berolahraga.

“Penelitian kami menunjukkan bahwa olahraga memengaruhi produksi beberapa molekul dan metabolit yang mengaktifkan sel kekebalan dalam melawan kanker. Dengan demikian maka berolahraga dapat menghambat pertumbuhan kanker," kata Helene Rundqvist, penulis pertama studi tersebut.

"Kami berharap hasil ini dapat berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana gaya hidup memengaruhi sistem kekebalan kita dan menginformasikan pengembangan imunoterapi baru untuk melawan kanker,” imbuhnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penting, Ini Fungsi Pendamping Bagi Pasien Kanker Payudara

Penting, Ini Fungsi Pendamping Bagi Pasien Kanker Payudara

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 20:02 WIB

Ikuti Pelajaran Olahraga Secara Daring, Gadis Ini Malah Berakhir Sial

Ikuti Pelajaran Olahraga Secara Daring, Gadis Ini Malah Berakhir Sial

Jogja | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:10 WIB

Nggak Bikin Gemuk, Ini Makanan yang Aman Dikonsumsi Setelah Olahraga

Nggak Bikin Gemuk, Ini Makanan yang Aman Dikonsumsi Setelah Olahraga

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:49 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB