Benarkah Pertemuan Kecil Bisa Batasi Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2020 | 16:59 WIB
Benarkah Pertemuan Kecil Bisa Batasi Penularan Virus Corona? Ini Kata Ahli!
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Pembatasan aktivitas sehari-hari telah diterapkan selama pandemi virus corona Covid-19, mulai dari aturan berpergian, menghabiskan waktu di luar ruangan hingga pertemuan dengan banyak orang.

Karena kasus virus corona terus bertambah, pertemuan sosial pun semakin dibatasi hanya diperbolehkan untuk sekelompok kecil orang.

Pertemuan kecil dianggap lebih aman dan setiap orang bisa menerapkan aturan jarak sosial untuk mencegah penyebaran virus corona Covid-19.

Namun dilansir dari Times of India, nyatanya aturan itu mungkin tidak sepenuhnya baik. Kini, para ahli justru memperingatkan bahwa pertemuan kecil pun bisa memicu virus corona Covid-19.

Menurut pendoman CDC terbaru, pembatasan di ruang publik bisa dipantau dengan baik. Tapi, pertemuan di dalam rumah bisa menjadi sumber terbesar penularan virus corona Covid-19.

Ilustrasi berkumpul bersama
Ilustrasi berkumpul bersama

Pada kondisi ini, otoritas India juga telah memperingatkan masyarakat untuk tidak menganggap enteng kasus virus corona dan tetap mengikuti pedoman kesehatan yang telah disarankan.

Meskipun virus corona Covid-19 pasti membuat perayaan keagamaan dan lainnya sedikit berbeda di tahun ini. Tapi, pertemuan sosial yang besar tidak begitu aman selama pandemi.

Sementara itu, ahli epidemiologi dan ahli medis terkemuka mengatakan tidak jelas hal-hal yang menentukan besar kecilnya kasus virus corona Covid-19.

Tapi, mereka mengatakan bahwa pertemuan yang terdiri dari 5-6 orang (maksimal) dianggap sebagai pertemuan kecil.

Meski begitu, besar kecilnya risiko penularan virus corona juga bergantung pada ukuran ruangan pertemuan dan ventilasi. Jika ruangan pertemuan memiliki sirkulasi udara buruk, pertemuan kecil pun bisa menyebabkan penyebaran virus corona.

Pada dasaranya, Anda tetap memiliki risiko tertular virus corona Covid-19 jika sering menghadiri pertemuan atau berpergian selama pandemi.

Bahkan pembawa asimtomatik atau penderita virus corona tanpa gejala juga bisa bertindak sebagai penyebar diam ke orang lain.

Selain itu, tindakan sederhana seperti berbicara atau tertawa selama pertemuan juga bisa mendorong penyebaran virus corona. Karena itu, sangat penting untuk memprioritaskan kesehatan fisik selama pandemi.

Apalagi pertemuan sosial sering kali membuat seseorang lalai. Kebanyakan orang justru akan melepas masker ketika mengadakan pertemuan sosial di dalam ruangan.

Padahal Anda disarankan tidak pernah melepaskan masker di ruang tertutup. Bahkan lebih baik mengadakan pertemuan sosial di ruang terbuka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasien Virus Corona Tanpa Gejala Lebih Cepat Kehilangan Antibodi

Pasien Virus Corona Tanpa Gejala Lebih Cepat Kehilangan Antibodi

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:30 WIB

Imugard, Imunomodulator Berbahan Alami untuk Daya Tahan Tubuh

Imugard, Imunomodulator Berbahan Alami untuk Daya Tahan Tubuh

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:55 WIB

Ilmuwan London: Kekebalan pada Virus Corona Turun 26 Persen dalam 3 Bulan

Ilmuwan London: Kekebalan pada Virus Corona Turun 26 Persen dalam 3 Bulan

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:00 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB