Ilmuwan London: Kekebalan pada Virus Corona Turun 26 Persen dalam 3 Bulan

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 27 Oktober 2020 | 17:00 WIB
Ilmuwan London: Kekebalan pada Virus Corona Turun 26 Persen dalam 3 Bulan
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Sebuah penelitian besar di Inggris memperingatkan, jutaan orang masih berisiko tertular virus corona Covid-19, meskipun mereka sudah pernah terinfeksi.

Ilmuwan di Imperial College London mengatakan kekebalan tubuh terhadap virus corona itu semakin berkurang. Mereka mencatat adanya penurunan tingkat kekebalan yang mencapai 26 persen dalam tes antibodi positif dalam 3 bulan.

Mereka memperkirakan hanya 4,4 persen orang yang memiliki antibodi bisa mendeteksi virus corona Covid-19 pada awal lonjakan kedua virus corona Covid-19.

Studi itu menunjukkan bahwa kekebalan terhadap virus corona Covid-19 hanya bertahan beberapa bulan. Hal ini membuat jutaan orang berisiko tertular virus lagi pada gelombang kedua pandemi.

Studi REACT, salah satu penelitian terbesar yang melacak penyebaran virus corona pun menemukan orang yang dinyatakan positif terinfeksi dan menunjukkan gejala umum justru memiliki antibodi terkuat.

Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Sementara itu, orang tua dan orang yang terinfeksi virus corona tanpa gejala justru memiliki tingkat antibodi lebih rendah.

Profesor Graham Cooke, dari Imperial College London, mengatakan penting untuk dicatat bahwa sebagian besar penduduk masih rentan terhadap infeksi.

Tapi, dia mengatakan para ilmuwan berharap SARS-CoV-2 berperilaku seperti virus corona lainnya. Sehingga infeksi ulang virus corona lebih ringan.

"Gambaran besarnya di sini adalah sebagian besar orang menjadi lebih rentan setelah gelombang pertama pandemi. Kebutuhan akan vaksin juga masih sangat besar," kata Profesor Cooke dikutip dari The Sun.

baca juga

Pada beberapa virus, seperti campak dan antibodi flu bisa dideteksi selama bertahun-tahun setelah infeksi. Tapi, para ilmuwan mengatakan antibodi virus corona cenderung mengikuti pola virus corona jenis lain dan menurun setelah 6 hingga 12 bulan infeksi.

Profesor Paul Elliot, direktur studi di Imperial College London, mengatakan temuan itu muncul karena peningkatan kematian yang dihubungkan dengan peningkatan infeksi.

Sebelumnya, 102 orang meninggal karena virus corona di Inggris. Sementara, 20.890 lebih dinyatakan positif sehingga total infeksi menjadi 894.690 dan kematian menjadi 58.164 orang.

"Ada bukti terjadinya peningkatan infeksi. Sehingga ada penularan terus-menerus yang dihubungkan dengan meningkatnya perawatan rumah sakit dan kematian," jelasnya.

Studi REACT menggunakan tes di rumah untuk menganalisis sekitar 365 ribu orang dalam 3 putaran, yakni 12, 18 dan 24 minggu pad awal April 2020.

Hasilnya, mereka menemukan positif antibodi turun 26,3 persen dalam 3 bulan, yakni dari Juni hingga awal Sepetmber 2020. Lalu, menyisakan sekitar 2,5 juta (4,4 persen dengan tingkat perlindungan cukup tinggi pada awal lonjakan kedua.

Temuan itu menunjukkan antara 20 Juni dan 13 Juli 2020, setidaknya 3,36 juta orang dewasa di Inggris dinyatakan positif virus corona dan telah menunjukkan antibodi.

Infeksi tertinggi terjadi pada kelompok usia 18 hingga 24 tahun, dan terendah pada mereka yang berusia 75 tahun ke atas. Hal ini menunjukkan perindungan pada kelompok rentan sangat diperlukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Fahrurrozi Ishaq, Gubernur Tandingan Ahok Meninggal Karena Covid-19

Profil Fahrurrozi Ishaq, Gubernur Tandingan Ahok Meninggal Karena Covid-19

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 13:23 WIB

Cegah Virus Corona, Perkuat Kekebalan Tubuh dengan Vitamin D dan Zinc

Cegah Virus Corona, Perkuat Kekebalan Tubuh dengan Vitamin D dan Zinc

Health | Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:00 WIB

Tak Mampu Kendalikan Pandemi Covid-19, AS Kibarkan Bendera Putih

Tak Mampu Kendalikan Pandemi Covid-19, AS Kibarkan Bendera Putih

News | Selasa, 27 Oktober 2020 | 12:31 WIB

Terkini

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

KPK Tahan 4 Tersangka Korupsi Dana Iklan Bank BJB, Kerugian Negara Rp223,6 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:13 WIB

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Mengenal Spesifikasi Isuzu New mu-X SUV Tangguh yang Siap Melibas Berbagai Medan

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Bukan Cuma Gizi, Ini 4 Fondasi Utama Tumbuh Kembang Anak di 1.000 Hari Pertama

Health | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:07 WIB

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Olahraga Jadi Cara Pelaku Industri Panas Bumi Bangun Koneksi

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:06 WIB

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Jaga Pasokan Energi Subsidi, Pengurus Hiswana Migas DPC Bogor Temui Ketua DPRD Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Pemadaman Kebakaran Hutan di Palangka Raya Terkendala Minimnya Sumber Air

Video | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

Satelit AI Lampung-1 Meluncur dari China, Canggih Tapi Berisiko Data Leak?

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 21:04 WIB

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

336 Ribu Berebut 5.500 Kuota HUT RI di Istana, Warga yang Belum Pernah Hadir Diprioritaskan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:58 WIB

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Pelajar Tertabrak Commuter Line, Perjalanan KA Lintas Rangkasbitung Sempat Terganggu

Banten | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:52 WIB

×